PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BERBASIS OLAHAN IKAN LAUT TERHADAP TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN BALITA STUNTING DI KABUPATEN SUMENEP

Penulis

  • Rasyidah Universitas Wiraraja
  • Sri Sumarni Universitas Wiraraja
  • Laylatul Hasanah Universitas Wiraraja
  • Anik Anekawati Universitas Wiraraja

Kata Kunci:

Pemberian Makanan Tambahan, Ikan Laut, Tinggi badan, Berat Badan, Stunting

Abstrak

Latar Belakang: Stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang terjadi pada anak usia dini yang berdampak pada gangguan perkembangan motorik dan juga kognitif dalam jangka panjang. Jika hal ini terus berlanjut, maka akan menghambat perkembangan produktivitas suatu bangsa di masa yang akan datang. Jadi, sangatlah tepat dan strategis jika pemerintah Indonesia saat ini mengambil kebijakan bahwa stunting merupakan salah satu masalah kesehatan prioritas yang harus ditanggulangi segera. Tujuan penelitian: Menganalisis pengaruh Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Olahan Ikan Laut terhadap Tinggi Badan dan Berat Badan Balita Stunting di Kabupaten Sumenep. Metode: Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan Pretest and Posttest Control Group Design. Sampel penelitian sebanyak 60 Balita stunting yang berasal dari 3 desa dengan jumlah Balita stunting tertinggi, dengan pengelompokan 30 Balita stunting untuk kelompok intervensi dan 30 Balita stunting untuk kelompok kontrol. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode consecutive sampling. Penelitian ini menggunakan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) untuk menghitung signifikansi perbedaan rata-rata secara bersamaan antara kelompok untuk dua atau lebih variabel terikat. Hasil: uji pairwise comparisons menunjukkan nilai P-value untuk perubahan TB dan BB balita stunting kurang dari 0,05, sehingga Hipotesis (H1) diterima, artinya terdapat peningkatan TB dan BB balita stunting antara kelompok yang diberikan PMT olahan ikan dibandingkan kelompok yang tidak mendapatkan PMT (kelompok kontrol). Kesimpulan: Penambahan PMT olahan ikan kepada balita stunting berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan Berat Badan dan Tinggi Badan Balita stunting di Kabupaten Sumenep.

Referensi

Abidin, K., Ansariadi, A., & Thaha, I. L. M. (2022). Faktor Air, Sanitasi, Dan Higiene Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Permukiman Kumuh Kota Makassar. Hasanuddin Journal of Public Health, 3(3), 301–311.

Azzaristiya, Arisma, & Abidah, S. R. (2023). Gambaran Perubahan Berat Badan Balita Stunting Sebelum Dan Sesudah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Di Desa Keling Kecamatan Kepung. Nutrition Scientific Journal, 2(2), 1–11.

Fahmida, U., Pramesthi, I. L., Kusuma, S., Wurjandaru, G., & Izwardy, D. (2022). Problem Nutrients and Food-Based Recommendations for Pregnant Women and Under-Five Children in High-Stunting Districts in Indonesia. Current Developments in Nutrition, 6(5), nzac028.

Fatimah, M., Fouk, W. A., Berek, P. A. L., & Keperawatan, P. (2024). Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (Pmt) Terhadap Status Gizi Baduta Stunting Di Desa Kabuna Haliwen Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ilmu Keperawatan, 4(1), 21–26.

Flora, R.-, Zulkarnain, M.-, Fajar, N. A., Faisa, A. F., Nurlaili, N.-, Ikhsan, I.-, Slamet4, S.-, Tanjung, R.-, & Aguscik, A.-. (2021). Kadar Zinc Dan Kadar Igf-1 Serum Pada Anak Sekolah Dasar Di Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musirawas. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 16(1), 1–6.

Fufa, D. A. (2022). Determinants of stunting in children under five years in dibate district of Ethiopia: A case-control study. Human Nutrition and Metabolism, 30(January), 200162. https://doi.org/10.1016/j.hnm.2022.200162

Hidayati. (2019). Peran Zink terhadap Pertumbuhan Anak The Role of Zinc in Children Growth. Majority, 8, 168–171.

Laili, U., Budi Permana Putri, E., & Khusnul Rizki, L. (2022). The Role of Family Companions in Reducing Stunting. Media Gizi Indonesia, 17(1SP), 120–126.

Margaritha Sustanti, Kalsum, U., & Siregar, N. (2023). The Effect of Giving PMT Combination of Mung Bean Porridge and Boiled Eggs on Changes in Weight and Height of Stunting Toddlers at the Barong Tongkok Health Center. Formosa Journal of Science and Technology, 2(2), 655–670.

Masri, E., Sari, W. K., & Yensasnidar, Y. (2021). Efektifitas Pemberian Makanan Tambahan dan Konseling Gizi dalam Perbaikan Status Gizi Balita. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 7(2), 28–35.

Mia, H., Sukmawati, S., & Abidin, U. wusqa A. (2021). Hubungan Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Kurma. Journal Peqguruang: Conference Series, 3(2), 494.

Ririn Noviani Dewi, Kalsum, U., & Siregar, N. (2023). The Effect of Giving Jagaq Porridge on Body Weight and Height of Stunted Toddlers Aged 12-24 Months in the Work Area of the Depar Health Center. Formosa Journal of Science and Technology, 2(2), 525–544.

Susianto, S., Iswarawanti, D. N., Mamlukah, M., Khaerudin, M. W., & Mahendra, D. (2023). Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Nuget Tempe Sebagai Pangan Lokal Terhadap Berat Badan Dan Tinggi Badan Balita Stunting. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 14(02), 309–316.

Unduhan

Diterbitkan

27-06-2025

Cara Mengutip

Rasyidah, Sri Sumarni, Laylatul Hasanah, & Anik Anekawati. (2025). PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BERBASIS OLAHAN IKAN LAUT TERHADAP TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN BALITA STUNTING DI KABUPATEN SUMENEP. Jurnal Osadhawedyah, 3(2), 23–31. Diambil dari https://nafatimahpustaka.org/osadhawedyah/article/view/483