PENGARUH AKUPRESUR TERHADAP MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL
Kata Kunci:
Akupresur, Mual dan Muntah, HamilAbstrak
Latar Mual dan muntah merupakan gejala umum yang sering terjadi di awal kehamilan. Kondisi ini umumnya dipicu oleh perubahan hormon dalam sistem endokrin saat hamil. Gejala ini dapat mengakibatkan penurunan selera makan dan perubahan pada keseimbangan elektrolit, yang juga mempengaruhi metabolisme tubuh. Dalam kasus yang lebih serius, emesis gravidarum bisa meningkat menjadi hiperemesis gravidarum. Salah satu cara nonfarmakologis untuk meredakan mual dan muntah adalah dengan akupresur, sebuah metode terapi yang simpel, mudah dilakukan, dan aman karena tidak invasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keefektifan akupresur dalam mengatasi masalah mual dan muntah pada wanita hamil. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan desain Pretest Only with Kontrol Group. Besar sampel 60 ibu hamil trimester pertama dengan teknik total sampling. Subjek penelitian dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberikan akupresur. Pemberian akupresur (pemijatan) di titik P6 dan ST32 selama 30 detik dan diulang 4 kali dengan total waktu pemijatan total 2 menit. Sebelum pemijatan, ibu diberikan penjelasan dan sugesti positif mengenai kehamilannya. Hasil uji chi-square didapatkan p- value < 0,05, yang mengindikasikan terdapat perbedaan signifikan pengaruh akupresur terhadap penurunan intensitas mual muntah pada ibu hamil. Hasil penelitian ini dapat diterapkan oleh tenaga kesehatan terhadap pelayanan kepada ibu hamil yang mengalami mual muntah. Selain itu, diperlukan penelitian lanjutan dengan pendekatan kualitatif agar hiperemesis gravidarum dapat tertangani lebih baik.
Referensi
Angriawan, F., & Ambardini, R. L. (2015). Tingkat keberhasilan masase frirage dan akupresur dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan rom (range of motion) pada pasien cedera bahu di klinik sasana husada Yogyakarta. Medikora.
Awal, H., Ilmiah, W., & Widiatrilupi, R. (2023). ST36 point acupressure method as an effort to manage the events of emesis gravidarum in the 1st trimester pregnant woman. Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti, 11, 191–200.
Bramham, K., Briley, A. L., Seed, P., Poston, L., Shennan, A. H., & Chappell, L. C. (2011). Adverse maternal and perinatal outcomes in women with previous preeclampsia: a prospective study. American Journal of Obstetrics and Gynecology, 204(6), 512.e1- 9.
Cunningham, M. G. (2015). Obstetri Williams (Cunningham, MacDonald, & Gant, Eds.). EGC, Jakarta.
Evayanti, Y., Nurliyani, N., & Artika, Y. (2022). Pengaruh Akupresur Perikardium 6 Terhadap Mual Muntah Kehamilan Kurang
Minggu. Jurnal Perak Malahayati, 4(1), 40–45.
Farhadi, K., Choubsaz, M., Setayeshi, K., Kameli, M., Bazargan-Hejazi, S., Zadie, Z. H., & Ahmadi, A. (2016). The effectiveness of dry- cupping in preventing post-operative nausea and vomiting by P6 acupoint stimulation. Medicine, 95(38), e4770.
Fengge, A. (Ed.). (2012). Terapi akupresur manfaat dan teknik pengobatan. In Fengge, A. Crop Circle Corp.
Gunawan, K., Samuel, P., Manengkei, K., & Ocviyanti, D. (2011). Artikel Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) Diagnosis dan Tata Laksana Hiperemesis Gravidarum.
Handayani, N., & Afiyah, R. (2019). Pengaruh akupresur terhadap penurunan mual dan muntah pada ibu hamil di praktek mandiri bidan Sidoarjo. EMBRIO, 11, 102–109.
Hartati, N. N., Runiari, N., & Rahayu, N. M. M. (2017). Perilaku Ibu Primigravida Trimester. https://repository.poltekkes- denpasar.ac.id/id/eprint/5460
Hernandini, R. R., & Machmudah, M. (2023). Aplikasi Aromaterapi Peppermint Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I. Ners Muda, 4(3), 322.
Kartikasari, R. I., Ummah, F., & Taqiiyah, L. B. (n.d.). Aromaterapi Pappermint untuk Menurunkan Mual dan Muntah pada Ibu Hamil.
Komariah, M., Mulyana, A., Maulana, S., Rachmah, A., & Nuraeni, F. (2021). Literature Review Terkait Manfaat Terapi Akupresur dalam Mengatasi Berbagai Masalah Kesehatan. 02, 1223–1230.
Mariza, A., & Ayuningtias, L. (2019). Penerapan akupresur pada titik P6 terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 (Vol. 13, Issue 3).
Mirza Maulana. (2019). Panduan Lengkap Kehamilan (M. Maulana, Ed.). Katahati.
Naeimi Rad, M., Lamyian, M., Heshmat, R., Asghari Jaafarabadi, M., & Yazdani, S. (2012). A Randomized Clinical Trial of the Efficacy of KID21 Point (Youmen) Acupressure on Nausea and Vomiting of Pregnancy. Iranian Red Crescent Medical Journal, 14(11), 699–703.
Noviana, K. (2018). Pengaruh akupresur pada titik nei guan, zu sanli dan gongsun terhadap pengurangan mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di PMB Afah Fahmi A.Md.Kep Surabaya. Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13.
Oktavia, L. (2016). Kejadian Hiperemisis Gravidarum Ditinjau dari Jarak Kehamilan dan Paritas. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), 41–46.
Setyowati, H. (2018). Akupresur untuk kesehatan wanita berbasis hasil penelitian (H. Setyowati, Ed.; I). Unimma Press.
Sugiyono. (2017). Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Pengembangan Penelitian (Sugiyono, Ed.). Alfabeta.
Sukanta, P. O. (2008). Pijat Akupresur untuk Kesehatan (P. O. Sukanta, Ed.; I). Penebar Plus+.
Syarif, H., Keilmuan, B., Bedah, K. M., Universitas, P.-F., Kuala, S., & Aceh, B. (2009). Jurnal PSIK-FK Unsyiah Pengaruh terapi akupresur terhadap mual muntah akut akibat kemoterapi pada pasien kanker; a randomized clinical trial The Effect of Accupressure Therapy for Acute Nausea Vomiting in Patients with Cancer Chemotherapy; A Randomized Clinical Trial Hilman Syarif.
Tiran, D. (2018). Mengatasai mual-mual dan gangguan lain selama kehamilan (D. Tiran, Ed.). Disglossia.
Wiwi, O. :, Tanjung, W., Wari, Y., Antoni, A., Fakultas, D., Universitas Aufa, K., Di, R., & Padangsidimpuan, K. (n.d.). Pengaruh akupresur pada titik perikardium 6 terhadap intensitas mual muntah pada ibu hamil trimester 1.









