PENERAPAN TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RUANG MAWAR 2 RSUD KABUPATEN KARANGANYAR
Kata Kunci:
air hangat, hipertensi, rendam kaki, tekanan darahAbstrak
Latar Belakang : Hipertensi merupakan meningkatnya tekanan darah sistolik sekurang-kurangnya 140 mmHg atau tekanan darah diastolik sekurang-kurangnya 90 mmHg. Upaya untuk mengatasi hipertensi dapat dilakukan dengan terapi non-farmakologi dengan memodifikasi gaya hidup, terapi komplementer seperti hidroterapi dan latihan fisik. Salah satu metode pengobatan hidroterapi itu sendiri adalah dengan terapi rendam kaki air hangat. Terapi rendam kaki adalah terapi dengan cara merendam kaki hingga batas 10-15 cm di atas mata kaki menggunakan air hangat selama 15-20 menit dengan suhu 390-400C. Tujuan : Untuk mengetahui bagaimana hasil penerapan terapi rendam kaki air hangat untuk menurunkan tekanan darah pada penderita Hipertensi di Ruang Mawar 2 RSUD Karanganyar. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan metode penelitian deskriptif. Penerapan ini dilakukan kepada 2 responden dengan penderita Hipertensi di Ruang Mawar 2 RSUD Kabupaten Karanganyar yang mengalami kenaikan tekanan darah selama 3 hari berturut-turut dengan frekuensi 1 kali dalam sehari selama 10-15 menit dengan suhu 390-400C. Dengan cara membandingkan hasil sebelum dan sesudah dilakukan penerapan terapi rendam kaki. Hasil : Setelah dilakukan terapi rendam kaki air hangat selama 3 hari dengan frekuensi 1 kali penerapan yang dilakukan pada siang hari dengan durasi waktu 15-20 menit, tekanan darah pada kedua responden menurun. Kesimpulan : Terapi rendam kaki air hangat terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita Hipertensi dan dapat direkomendasikan sebagai penatalaksanaan dalam memperbaiki tekanan darah pada penderita Hipertensi di Rumah Sakit dan masyarakat.
Referensi
Andri, J., Padila, Sartika, A., Andrianto, M. B., & Harsismanto, J. (2021). Changes of Blood Pressure in Hypertension Patients. Jounal of Nursing and Health, 1(2), 54–64.
Anisa, R., & Lismayanti, L. (2018). Pengaruh Terapi Rendam Kaki dengan Air Hangat Terhadap Penrunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi 59 l ISBN : 978-623-6792-17-9. 59–63.
Anshari, Z. (2020). Komplikasi Hipertensi Dalam Kaitannya Dengan Pengetahuan Pasien Terhadap Hipertensi Dan Upaya Pencegahannya. Jurnal Penelitian Keperawatan Medik, 2(2), 54–61. https://doi.org/10.36656/jpkm.v2i2.289
Aprilatutini, S.Kep.,M.Pd, T., Sihotang, R., Utama, T. A., & Yustisia, N. (2021). Self Care Management Evaluation in Hypertension Patients. Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK), 3(2), 184–202. https://doi.org/10.33369/jvk.v3i2.13935
Aprilyadi, N., & Zuraidah, Z. (2022). Efektivitas Terapi Bekam dan Bekam Plus Murrotal terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Simpang Periuk Kota Lubuklinggau Tahun 2020. JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka, 2(1), 96–101. https://doi.org/10.36086/jkm.v2i1.1306
Astutik, M. F., & Mariyam, M. (2021). Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Menggunakan Terapi Rendam Kaki Dengan Air Hangat. Holistic Nursing Care Approach, 1(2), 77. https://doi.org/10.26714/hnca.v1i2.10991
Badjo, Seflin, Selvie Rumagit, and Wenda Anthonie. (2020). Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien di Puskesmas Kakaskasen Tomohon. E-jurnal Sariputra 7(1): 24-29
Dewi, S. U., & Rahmawati, P. A. (2019). Penerapan Terapi Rendam Kaki Menggunakan Air Hangat Dalam Menurunkan Tekanan Darah. JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi), 3(2), 74–80. https://doi.org/10.46749/jiko.v3i2.33
Dita Amalia Lutfiana, & Margiyati Margiyati. (2021). Penerapan Terapi Bekam Kering Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Wilayah Binaan Puskesmas Rowosari Semarang. Jurnal Keperawatan Sisthana, 6(2), 61–70. https://doi.org/10.55606/sisthana.v6i2.79
Dinkes Jateng. (2021). Data dan Informasi. Semarang: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa tengah
Dinkes Karanganyar. (2022). Profil Kesehatan Tahun 2022 Kabupaten Karanganyar. Karanganyar: Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar
Fadlilah, S., Sucipto, A., & Amestiasih, T. (2019). Usia, Jenis Kelamin, Perilaku Merokok, dan IMT Berhubungan dengan Resiko Penyakit Kardiovaskuler. Jurnal Keperawatan, 11(4), 261–268. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v11i4.558
Fildayanti. (2020). Pengaruh Pemberian Rendam Kaki Dengan Air Hangat Campuran Garam terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Ilmiah Karya Kesehatan, 01(2747–2108), 70–75.
Hariawan, H., & Tatisina, C. M. (2020). Pelaksanaan Pemberdayaan Keluarga Dan Senam Hipertensi Sebagai Upaya Manajemen Diri Penderita Hipertensi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 1(2), 75. https://doi.org/10.32807/jpms.v1i2.478
Istichomah. (2020). Modul Praktikum Keperawatan I. Bandung: Media Sains Indonesia
Jati, B. M. (2020). Pengantar Fisika Kedokteran. Yogyakarta: Gajah Mada University Press
Kemenkes. (2019). Hipertensi. Badan Litbangkes, kemenkes
Khairani, M., Salviana, D., & Abu Bakar. (2021). Kepuasan Pasien Ditinjau dari Komunikasi Perawat-Pasien. Jurnal Penelitian Psikologi, 12(1), 9–17. https://doi.org/10.29080/jpp.v12i1.520
Lalage, Z. (2019). Hidup Sehat dengan Terapi Air. Abata Press.
Lestari, H., & Anggraini, P. I., (2019). Putus Rantai Virus dan Kuman Dengan Mencuci Tangan Setiap Saat Pada Masyarakat Kota Bumbu. Media Kesehatan, Vol. 5, Edisi 1, 11-17.
Mahfud, M., Barasila, B., & Indrayani, S. (2019). Dukungan Sosial Berhubungan Dengan Self Care Management Pada Lansia Hipertensi Di Puskesmas Sedayu II. Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 10(2), 700–712. https://doi.org/10.33859/dksm.v10i2.463
Muttaqin, A. (2019). Asuhan Keperawatan Perioperatif: Konsep, Proses, dan Aplikasi.. Jakarta: Salemba Medika
Nurhidayati, I., Aniswari, A. Y., Sulistyowati, A. D., & Sutaryono, S. (2018). Penderita Hipertensi Dewasa Lebih Patuh daripada Lansia dalam Minum Obat Penurun Tekanan Darah. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 13, 4–8.
Prahesti, R., & Putriningrum, E. (2021). Pemberian Informasi dan Kelengkapan Pengisian Informed Consent Pada Pasien Sectio Caesarea Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Jurnal Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.31983/jrmik.v4i1.6778
Purnamasari, N., & Putri Utami, D. (2020). Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Kepuasan Pasien Di Ruang Rawat Inap Kelas Ii Dan Iii Rsud Wonosari Yogyakarta the Correlation Between Nursing Therapeutic Communication With Patient Satisfaction in Patient Room of Class Ii and Iii in Wonosari. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 10(1).
Purwono, J., Sari, R., Ratnasari, A., & Budianto, A. (2020). Pola Konsumsi Garam Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia. Jurnal Wacana Kesehatan, 5(1), 531. https://doi.org/10.52822/jwk.v5i1.120
Puspita, ernawati rismawan. (2019). the Correlation Between Self-Efficacy and Diet Compliance. Jurnal Kesehatan Indra Husada, 7, 10.
Putri, N. L. P. T. (2023). Asuhan Keperawatan Nyeri Akut Pada Pasien Hipertensi Dengan Pemberian Aromaterapi Lavender Di Banjar Tibubeneng Desa Tibubeneng Tahun 2023.
R Rukma Juslim, & Herawati, F. (2018). Penyakit Kardiovaskular: Seri Pengobatan Rasional. Graha Ilmu, XII+204. http://repository.ubaya.ac.id/37369/7/Seri Pengobatan Rasional 1-Penyakit Kardiovaskular.pdf
Riskesdas. (2018). Kementerian Kesehatan RI Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta
Rochana, N., & Utami, S, R. (2015). Holistic Nursing in Emergency and Disaster. Naskah Publikasi, Universitas Diponegoro, Semarang
Safitri, I., Hapsah, H., & Harisa, A. (2020). Nurses Attitude toward Patients as A Translating of Nursing Code of Ethics in Universitas Hasanuddin Hospital. Indonesian Contemporary Nursing Journal, 4(2), 83–92. https://journal.unhas.ac.id/index.php/icon/article/view/9120
Sakinah, S., Ratu, J. M., & Weraman, P. (2020). Hubungan antara Karakteristik Demografi dan Pengetahuan dengan Self Management Hipertensi Pada Masyarakat Suku Timor: Penelitian Cross sectional. Jurnal Penelitian Kesehatan “SUARA FORIKES” (Journal of Health Research “Forikes Voice”), 11(3), 245. https://doi.org/10.33846/sf11305
Septianingsih, Dea Gita. (2018). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pasien Hipertensi denagn Upaya Pengendalian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Samata
Siti Oktavianti, D., & Dwi Insani, P. (2022). Penurunan Tekanan Darah Dengan Penerapan Terapi Rendam Kaki Menggunakan Air Hangat Pada Pasien Hipertensi. Madago Nursing Journal, 3(1), 15–21. https://doi.org/10.33860/mnj.v3i1.1225
Sormin, T. (2019). Pengaruh Terapi Bekam Terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 14(2), 123. https://doi.org/10.26630/jkep.v14i2.1294
Suling, Frits Reiner Wantian. (2018). Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia.
Sumarmi, & Maulida, A. M. (2022). Pengaruh Hydrotherapy Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi“ Literature Review.” Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 2(3), 196–205.
Syajaah, J. (2018). Penggunaan Alat Peraga Sederhana Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Tentang Konsep Energi Panas Pada Pembelajaran Ipa Di Kelas Iv Sdn Sindangpala. Jurnal Elementaria Edukasia, 1(1). https://doi.org/10.31949/jee.v1i1.801
Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnostic Keperawatan Indonesia Definsi dan Indikator Diagnostik. Jakarta: Dewan Pengurus PPNI
Trisnawan, Adi. (2019). 10 Mutiara Aksara Mengenal Hipertensi. Salemba Medika: Jakarta
Ulinnuha, A. A. (2018). Tekanan Darah Setelah Dilakukan Hidroterapi Rendam Kaki Air Hangat pada Penderita Hipertensi di Kelurahan Sambiroto Kota Semarang. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah









