PENERAPAN PIJAT KAKI UNTUK MENURUNKAN FOOT EDEMA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE DI RSUD KOTA SALATIGA

Penulis

  • Tri Margi Nugrahaini Wahyuningsih Prodi Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Hermawati Prodi Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Dendi Durahman Rumah Sakit Umum Daerah Kota Salatiga

Kata Kunci:

Penyakit Jantung, Congestive Heart Failure, Foot Edema, Pijat Kaki

Abstrak

Latar Belakang; Penyakit jantung merupakan penyakit akibat gangguan pada jantung dalam memompa darah sehingga dapat menyebabkan kematian. Gagal jantung ditandai dyspnea (sesak nafas) dan penimbunan cairan edema di dalam jaringan lunak, disebabkan kegagalan gerakan memompa jantung. Manajemen untuk mengurangi edema dengan pijat kaki. Penerapan foot massage terhadap penurunan derajat edema dinilai efektif. Edema kaki secara umum bisa dikurangi dengan melakukan penerapan penatalaksanaan foot massage, dengan foot massage akan menstimulasi pengeluaran cairan melalui saluran limfe ke bagian yang lebih proksimal. Tujuan; Hasil penerapan pijat kaki untuk menurunkan foot edema pasien Congestive Heart Failure. Metode; Jenis penelitian ini studi kasus yang menggunakan metode penelitian deskriptif dan menggunakan pengukuran grading edema, lingkar angkle, lingkar instep, dan lingkar mp joint. Jumlah sampel 2 responden di ruang Cempaka (HCU) RSUD Kota Salatiga yang dilakukan pada tanggal 29 Mei – 10 Juni 2023. Variabel dependent penerapan pijat kaki, variable independent pasien congestive heart failure yang mengalami foot edema. Penentuan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan menganalisa data pasien penderita CHF yang mengalami foot edema. Hasil; Foot edema sebelum dilakukan pijat kaki pada responden termasuk dalam kategori grading 2+ dan lingkar > nilai normal. Foot edema setelah dilakukan pijat kaki pada responden dapat mengalami penurunan. Terdapat perbedaan perkembangan foot edema sebelum dan sesudah dilakukan pijat kaki. Kesimpulan; Terdapat perbedaan perkembangan sebelum dan sesudah dilakukan penerapan pijat kaki selama 3 hari dengan durasi 20 menit untuk menurunkan foot edema pasien Congestive Heart Failure.

Referensi

Budiono & Slamet, R.R. (2019). Pengaruh Pemberian Contrast Bath Dengan Elevasi Kaki 30 Derajat Terhadap Penurunan Derajat Edema Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif. Hijp : Health Information Jurnal Penelitian, 11(2), 91-99. http://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/HIJP

Dewi, A.S. (2019). Gambaran Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif Dengan Gangguan Pertukaran Gas di Ruang ICCUU RSUD Wangaya

Engkartini & Kasron. (2019). Pijat Kaki Efektif Menurunkan Foot Edema Pada Penderita Congestive Heart Failure (Chf). Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah 2,2(1), 1-54. https://doi.org/10.32584/jikmb.v2il.203

Fatchur, M., Sulastyawati, & Palupi, L. (2020). Kombinasi Ankle Pumping Exercise dan Contrast Bath Terhadap Penurunan Edema Kaki Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik. Indonesian Journal of Nursing Health Science, 5(1), 1–10. Retrieved from https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/IJNHS/article/view/3023/2614

Inamdar, A.A., & Inamdar, A.C. (2016). Heart Failure: Diagnosis, Management and Utilization. Journal of Clinical Medicine, 5(7). https://doi.org/10.3390/jcm5070062

Kemenkes RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia

Kuntoadi, G.B. (2020). BUKU AJAR ANATOMI FISIOLOGI. Bandung: Panca Terra Firma

Lakhsmi, B.S. & Herianto, F. (2018). Komunikasi Informasi Penyakit Jantung Pada Remaja Obesitas. Jurnal SOLMA, 7(1), 50. https://doi.org/10.29405/solma.v7i1.665

Malik, A., Brito, D., Vaqar, S., & Chhabra, L., (2022). Congestive Heart Failure. StatPearls Publishing. https://ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430873/

Mansyur, K.A. (2021). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Gagal Jantung Kongestif (CHF) Di RSUD dr.Kanujoso Djatiwibowo.

Minarti, D. (2018). Asuhan Keperawatan Pada Tn.A Dengan Congestive Hearth Failure (CHF) di Ruang ICCU RSU Bahteramas Kediri. Karya Tulis Ilmiah.

Munandar, A.A. (2019). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dewasa Penderita Gagal Jantung Dengan Masalah Penurunan Curah Jantung Di Ruang Aster RSUD dr.Harjono Ponorogo

Muttaqin, A. (2019). Pengantar Asuhan Keperawatan Dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular. Jakarta: Salemba Medika

New York Heart Association. (2017). Classes of Heart Failure. AHA. https://www.heart.org/en/health-topics/health-failure/what-is-heart-failure/classes-of-heart-failure

Nursalam. (2018). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan 75 Konsep Dan Penerapan Metodologi.Pdf.

Prahasti et al. (2021). Risiko Kematian Pasien Gagal Jantung Kongestif (GJK): Studi Kohort Retrospektif Berbasis Rumah Sakit. Universitas Negeri Semarang. JPHN 1 (3) (2021) 388-395

Siregar, R.E. (2018). Pengaruh Peninggian Posisi Kaki Ditinggikan 30 Derajat Di Atas Tempat Tidur Terhadap Pengurangan Edema Kaki Pada Pasien Jantung Kongestif Di Ruangan Cvcu Rsup Ham.

Tim Pokja PPNI. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia. Edisi 1. Cetakan 2. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat PPNI.

Tim Pokja PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Edisi 1. Cetakan 2. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat PPNI.

Tim Pokja PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Edisi 1. Cetakan 1. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat PPNI.

Udjiyanti, W. (2010). Keperawatan Kardiovaskuler. Jakarta: Salemba Medika.

Wahyuningtyas,E.S., Nugroho, S.H.P., Handayani, E. 2023. Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular Berdasarkan 3S. Solok : PT Mafy Media Literasi Indonesia.

Waladani,B., Anetdita, P., & Putri, K. (2019). Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Congestive Heart Failure dengan Penurunan Curah Jantung. University Research Colloqium, 878-882.

Wijayakusuma. (2021). Terapi Pijat Refleksi Kaki. Jakarta: Pustaka Bunda.

Unduhan

Diterbitkan

11-08-2023

Cara Mengutip

Tri Margi Nugrahaini Wahyuningsih, Hermawati, & Durahman , D. (2023). PENERAPAN PIJAT KAKI UNTUK MENURUNKAN FOOT EDEMA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE DI RSUD KOTA SALATIGA. Jurnal Osadhawedyah, 1(3), 113–121. Diambil dari https://nafatimahpustaka.org/osadhawedyah/article/view/173