Peran Teman Sebaya Dalam Mengontrol Tingkah Laku Sosial Siswa Di SMA Negeri 11 Muaro Jambi
Kata Kunci:
teman sebaya, mengontrol tingkah laku sosial, harga diriAbstrak
Peran teman sebaya adalah interaksi antara dua orang remaja atau lebih yang saling memberikan dukungan melalui interaksi baik itu dukungan fisik, kasih sayang atau saling bertukar pikiran meyelesaikan persoalan diantara remaja. Peran teman sebaya terdiri dari enam aspek yaitu mengontrol impus agresif, memperoleh dorongan emosional dan sosial serta menjadi lebih independen, meningkatkan keterampilan, mengembangkan sikap terhadap seksualitas dan tingkah laku peran jenis kelamin, memperkuat penyesuaian moral dan nilai-nilai dan meningkatkan harga diri (self-esteem). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat peran teman sebaya dalam mengontrol tingkah laku sosial siswa di SMA Negeri 11 Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI SMA Negeri 11 Muaro Jambi dengan jumlah 212 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan Simple Random Sampling berjumlah 68 siswa. Pengolahan data menggunakan rumus persentase formula C. Hasil pengolahan data terkait peran teman sebaya dalam mengontrol tingkah laku sosial siswa diperoleh nilai 44,15%, hal ini dapat dikategorikan pada tingkat “sedang”, dengan rincian yakni mengontrol impus agresif 41% dengan kategori tingkat “sedang”, memperoleh dorongan emosional dan sosial serta menjadi lebih independen 48,60% dengan kategori tingkat “sedang”, meningkatkan keterampilan 46,30% dengan kategori tingkat “sedang”, mengembangkan sikap terhadap seksualitas dan tingkah laku peran jenis kelamin 46,60% dengan kategori tingkat “sedang”, memperkuat penyesuaian moral dan nilai-nilai 43,90% dengan kategori tingkat “sedang”, dan meningkatkan harga diri 14,10% dengan ketegori tingkat “rendah”. Hasil tersebut menggambarkan bahwa teman sebaya dalam mengontrol tingkah laku sosial siswa memiliki peran dalam berinteraksi dengan individu lainnya untuk memberikan sebuah dorongan atau dukungan fisik dalam memecahkan suatu persoalan. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah untuk meneliti indikator yang belum bisa menjadi bagian dari peran teman sebaya yaitu ”meningkatkan harga diri (self-esteem)” agar di kaji lebih mendalam sehingga bisa menjadi bagian dari peran teman sebaya.
Referensi
Desmita, (2014). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Djamaludin, (2019), Belajar dan Pembelajaran. CV. Kaafah Learning Center, Jakarta.
Fildayanti, (2018), Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Interaksi Sosial. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Ikbal, M., Nurjannah, (2016). Meningkatkan Self Esteem Dengan Menggunakan Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy Pada Peserta Didik Kelas VIII Di SMP Muhammadiyah Jati Agung Lampung Selatan. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, IAIN Raden Intan Lampung.
Nensi, M, (2020), Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di SMP Negeri 19 Pontianak. Artikel Penelitian. Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Jurusan Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pontianak.
Patmasari, (2017), Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perilaku Siswa SDN 68 Cangadi II Kecamatan Liliariaja Kabupaten Soppeng. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Makasar.
Pebriyani. N, (2023), Identivikasi Penyebab Siswa Tidak Disiplin Dalam Menaati Tata Tertib Sekolah. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jambi.
Prastika, (2021), Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya Terhadap Minat Belajar Anak di Panti Asuhan Yatim Aisyiyah Muhammadiyah Kota Jambi. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jambi.
Regina, dkk. (2016), Hubungan Interaksi Sosial Teman Sebaya denga Prilaku Sosial Anak Usia Dini Sentosa Pontianak Kota. Penerbit Deepublish.
Setiawan, (2017), Belajar dan Pembelajaran. Penerbit Uwais Inspirasi Indonesia.
Sugiyono, (2018), Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Penerbit Alfa Beta. Bandung.
Mardison.s, (2019), Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Konsep Diri Siswa Kelas VIII di MTSN Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Jurnal Al-Taujih. Ejournal.uinib. Imam Bonjol Padang.
Sutja, (2017). Penulisan Skripsi Untuk Prodi Bimbingan dan Konseling. Penerbit Wahana Resolusi, Yogyakarta.
Usman, dkk (2017), Metodologi Penelitian Sosial. Penerbit PT Bumi Aksara, Jakarta.
Yunalia, E.M., A.N. Etika (2020), Remaja dan Konformitas Teman Sebaya. Penerbit Ahli Media Press, Malang.
Yusuf, S, (2019), Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Penerbit PT Remaja Rosdakarya Offset, Bandung.









