PENGARUH HIDROTERAPI KAKI MENGGUNAKAN AIR REBUSAN DAUN SIRIH (Piper betle L.) TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI PRALANSIA

Penulis

  • Ismy Adryanti Poltekkes Kemenkes Jakarta I
  • Mumpuni Poltekkes Kemenkes Jakarta I
  • Ulty Desmarnita Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Kata Kunci:

hidroterapi kaki, air rebusan daun sirih, tekanan darah, hipertensi pralansia

Abstrak

Hipertensi pada pralansia yaitu pengukuran tekanan darah dimana mmHg pada usia 45-59 tahun. Pada data Riskesdas sebelumnya menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi meningkat tajam pada usia 45-54 tahun ditemukan (45.3%) yang pernah didiagnosis menderita hipertensi oleh petugas kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hidroterapi kaki dengan air rebusan daun sirih terhadap hasil pengukuran tekanan darah pralansia hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan pre-test and post-test with control group, dengan jumlah sampel 28 orang, 14 orang intervensi, 14 orang kontrol. Hasil penurunan tekanan darah pre dan post intervensi pada hari pertama hingga hari ketiga memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap penurunan tekanan darah (p-value=0,001;< 0,05) dengan selisih penurunan tekanan darah sistolik hari pertama sebesar 17,28 mmHg, diastolik 9,50 mmHg, selisih penurunan tekanan darah sistolik hari kedua 13,42 mmHg, diastolik 7,42 mmHg, dan selisih penurunan tekanan darah sistolik hari ketiga 12,28 mmHg, diastolik 6,28 mmHg. Kesimpulan: Hidroterapi kaki menggunakan air rebusan daun sirih terbukti efektif dan signifikan dalam menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik. Terapi ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu pilihan terapi komplementer non-farmakologis yang aman dan mudah diaplikasikan dalam manajemen hipertensi pada pralansia.

Referensi

Carey, R. M., Muntner, P., Bosworth, H. B., & Whelton, P. K. (2018). Reprint of: Prevention and control of hypertension: JACC Health Promotion Series. Journal of the American College of Cardiology, 72(23), 2996–3011. https://doi.org/10.1016/j.jacc.2018.10.022

Hall, J. E., Do Carmo, J. M., Da Silva, A. A., Wang, Z., & Hall, M. E. (2019). Obesity, kidney dysfunction and hypertension: Mechanistic links. Nature Reviews Nephrology, 15(6), 367–385. https://doi.org/10.1038/s41581-019-0145-4

Hamzah, H., Septilapani, A. R., & Frimayanti, N. (2021). Uji aktivitas antibakteri infusa daun sirih hijau (Piper betle L.) terhadap Escherichia coli.

Hanif, J. F. A., & Rahayu, I. D. (2024). Literature review: Antibacterial activity of the combination of green betel leaf extract (Piper betle L.) with various types of plants on growth. 8(1).

Haryanti, D. T., Noorratri, E. D., & Haryani, N. (2024). Penerapan teknik rendam kaki air hangat dengan jahe merah terhadap perubahan tekanan darah di Kelurahan Joyotakan Kota Surakarta.

Laurent, S., & Boutouyrie, P. (2020). Arterial stiffness and hypertension in the elderly. Frontiers in Cardiovascular Medicine, 7, 544302. https://doi.org/10.3389/fcvm.2020.544302

Lukitaningtyas, D., & Cahyono, E.A.(2023). Hipertensi; artikel review. Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan,2(2),100–117. https://doi.org/10.56586/pipk.v2i2.272

Masi, G. N. M., & Rottie, J. V. (2017). Pengaruh terapi rendam kaki dengan air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada pasien dengan hipertensi di Puskesmas Bahu Manado. Jurnal Keperawatan, 5(1). https://doi.org/10.35790/jkp.v5i1.25164

Priyanto, S. (2018). Pengaruh rebusan daun sirih terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa Pasuruhan Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang. Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas, 1(1), 34. https://doi.org/10.32584/jikk.v1i1.86

Putra, M. A., Nurhikmawati, N., Khalid, N. F., Wiriansya, E. P., & Arifuddin, A. M. A. (2024). Terapi non farmakologi dalam pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi. Wal’afiat Hospital Journal, 5(1), 16–27. https://doi.org/10.33096/whj.v5i1.130

Rachmawati, E., Riskiyah, Novindra, Q. A., Syarifah, N. A., & Aisy, N. R. (2024). Association between lifestyle factors and hypertension control in Indonesian primary healthcare settings: A cross-sectional study. Malaysian Family Physician, 19, 1–11. https://doi.org/10.51866/oa.409

Ramadani, A., & Ramadhan, A. M. (2025). Efektivitas ramuan herbal sebagai penurun tekanan darah pada penderita hipertensi (Effectiveness of Herbal Concoction as a Blood Pressure Reducer in Patients with Hypertension). Jurnal Sains dan Kesehatan, 6(2),61–72. https://doi.org/10.30872/jsk.v6i2.755.

RISKESDAS. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Sali M. Papeti, Zainar Kasim, & Ismawati Ismawati. (2023). Pengaruh terapi rendam kaki air hangat terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Bailang Kota Manado. Jurnal Ventilator, 1(1), 126–132. https://doi.org/10.59680/ventilator.v1i1.68

Sarjani, T. M., Mawardi, M., Pandia, E. S., & Wulandari, D. (2017). Identifikasi morfologi dan anatomi tipe stomata famili Piperaceae di Kota Langsa. Jurnal IPA & Pembelajaran IPA, 1(2), 182–191. https://doi.org/10.24815/jipi.v1i2.9693

Suarantika, F., Patricia, V. M., & Rahma, H. (2023). Optimasi proses ekstraksi daun sirih hijau (Piper betle L.) yang memiliki aktivitas antioksidan berdasarkan penggunaan secara empiris. Jurnal Ilmiah Medicamento, 9(1), 16–21. https://doi.org/10.36733/medicamento.v9i1.5253

Sundang, M., Syed Nasir, S. N., Sipaut, C. S., & Othman, H. (2014). Antioxidant activity, phenolic, flavonoid and tannin content of Piper betle and Leucosyke capitella. Malaysian Journal of Fundamental and Applied Sciences, 8(1). https://doi.org/10.11113/mjfas.v8n1.115

Susanti, Y. D., Ulfah, M., & Kurniawan, W. E. (2025). Penerapan hidroterapi untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(5), 707–717. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v5i5.634

Universitas Harapan Bangsa, Kurniawan, W. E., Dianto, W., & Universitas Harapan Bangsa. (2024). Pengaruh rebusan daun sirih terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Journal of Nursing and Health, 9(2), 159–168. https://doi.org/10.52488/jnh.v9i2.330

Utami Wulandari, P., Hati, Y., & Muchsin, R. (2024). Pengaruh hidroterapi serai terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan, 4(1), 125–132. https://doi.org/10.51771/jintan.v4i1.861

Yuar, A. A. (2025). Comprehensive review of antihypertensive therapy: Pathophysiology, diagnosis, and management. Jurnal Biologi Tropis, 25(4), 5950–5965. https://doi.org/10.29303/jbt.v25i4.10470

Yulandari, N. Y., Sandra, & Saputra, B. (2022). Hubungan life style dengan kejadian hipertensi pada dewasa pertengahan Program Studi Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hangtuah Pekanbaru. Jurnal Keperawatan, 10(3), 363–375. https://doi.org/10.20527/dk.v10i3.131

Unduhan

Diterbitkan

06-09-2026

Cara Mengutip

Adryanti, I., Mumpuni, & Desmarnita , U. (2026). PENGARUH HIDROTERAPI KAKI MENGGUNAKAN AIR REBUSAN DAUN SIRIH (Piper betle L.) TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI PRALANSIA. Jurnal Osadhawedyah, 4(3), 98–109. Diambil dari https://nafatimahpustaka.org/osadhawedyah/article/view/591

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama