Penyuluhan Pengembangan Softskill Usaha Mikro untuk Menciptakan Peluang Usaha Sampingan

Penulis

  • Khalid Fauzi Aziz Universitas Bojonegoro
  • Edy Suhartono

Kata Kunci:

Usaha Mikro, Softskill, Pandemi

Abstrak

Bojonegoro selama ini bertumpu pada sektor pertanian dan perdagangan jelas merasakan dampak negatif pandemi (virus covid-19) bagi perekonomian. Dampak ini terlihat lebih parah ketika banyak pengangguran yang tidak bisa diserap oleh perusahaan. Imbasnya dirasakan juga oleh usaha mikro yang menjadi salah satu sektor perdagaangan. Selain itu, adanya perkembangan teknologi tidak semua usaha mikro di Bojonegoro bisa mengikutinya dikarenakan kendala kurangnya pemahaman dan softskill sampai minimnya perangkat yang digunakan. Solusi yang ditawarkan kepada mitra yaitu dengan transfer ilmu berupa pelatihan yang berkaitan dengan mengembangkan softskill usaha mikro untuk menciptakan peluang usaha, serta dilakukan pendampingan. Bertambahnya pengetahuan dan informasi tentang pengembangan softskill merupakan target luaran yang ingin dicapai dalam pengabdian masyarakat ini. Rencana kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mentransfer ilmu, pengetahuan serta wawasan yang penting dan berguna bagi usaha mikro. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat dijelaskan bahwa pelaku umkm yang semula hanya menjual produk secara mulut ke mulut, sekarang memasarkan produknya secara digital atau online yang telah diperoleh dari pelatihan. Serta pelaku umkm berusaha berinovasi untuk menawarkan poduknya. Pelaku usaha mikro kecil menengah menjadi memahami dan mengidentifikasi kebutuhan konsumen, serta mengidentifikasi pesaing.

Unduhan

Diterbitkan

21-02-2023

Cara Mengutip

Aziz, K. F., & Suhartono, E. (2023). Penyuluhan Pengembangan Softskill Usaha Mikro untuk Menciptakan Peluang Usaha Sampingan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara, 1(1), 8–11. Diambil dari https://nafatimahpustaka.org/pengmas/article/view/6