SMART POSYANDU: Strategi Manajemen Terintegrasi Berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP) Menuju Posyandu Juara

Penulis

  • Ayu laili Rahmiyati Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Agus Riyanto Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Dyan Kunthi Nugrahaeni Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Novie Elvinawaty Mauliku Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Suhat Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Budiman Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Adityana Eka Saputra Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Febriyana Mustika Dewi Universitas Jenderal Achmad Yani

Kata Kunci:

integrasi layanan primer, kader, pemberdayaan masyarakat, posyandu, siklus hidup

Abstrak

Latar belakang: Transformasi layanan primer menempatkan Posyandu sebagai pusat pelayanan berbasis siklus hidup, namun pelaksanaannya memerlukan kesiapan kader, alur pelayanan terintegrasi, pencatatan yang tertib, serta lingkungan yang mendukung. Asesmen awal di Posyandu Gelatik RW 12 menunjukkan bahwa keterpaduan alur, pengelolaan data dan tindak lanjut, penggunaan instrumen monitoring, fasilitas ramah anak, serta pemanfaatan potensi lingkungan masih perlu diperkuat. Tujuan: Kegiatan SMART POSYANDU bertujuan meningkatkan kapasitas kader dan memperkuat tata kelola Posyandu berbasis Integrasi Layanan Primer. Metode: Program dilaksanakan pada 18 Agustus 2026 melalui asesmen partisipatif, edukasi interaktif, simulasi alur dan pembagian peran, pendampingan pencatatan serta pelayanan Posyandu dan Posbindu, pengembangan pojok bermain anak, inovasi lingkungan, dan refleksi bersama. Hasil: Kegiatan memperkuat pemahaman kader tentang pelayanan berbasis siklus hidup, mengarahkan penataan alur dan pencatatan untuk tindak lanjut, serta menghasilkan pojok bermain anak, tanaman obat keluarga, budidaya lele dalam galon, dan inisiatif pengelolaan sampah plastik. Kolaborasi antara kader, masyarakat, tenaga kesehatan, pemerintah setempat, dan perguruan tinggi juga semakin terarah. Kesimpulan: SMART POSYANDU memperkuat tata kelola layanan berbasis ILP melalui pendekatan yang memadukan peningkatan kapasitas kader, pembenahan proses pelayanan, lingkungan ramah keluarga, inovasi lingkungan, dan kolaborasi lintas sektor. Pengukuran baseline dan endline diperlukan untuk menilai dampak program secara objektif.

Referensi

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk teknis integrasi pelayanan kesehatan primer. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku kesehatan ibu dan anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2024.

Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta: Sekretariat Negara; 2023.

World Health Organization. Declaration of Alma-Ata. International Conference on Primary Health Care; 1978 Sep 6-12; Alma-Ata, USSR. Geneva: WHO; 1978.

World Health Organization. The world health report 2008: primary health care now more than ever. Geneva: WHO; 2008.

World Health Organization. Primary health care on the road to universal health coverage: 2019 monitoring report. Geneva: WHO; 2019.

World Health Organization, United Nations Children's Fund. A vision for primary health care in the 21st century: towards universal health coverage and the Sustainable Development Goals. Geneva: WHO and UNICEF; 2018.

Munawarah SH, Budi IS, Najmah, Tari PI. Kapasitasi kader kesehatan tentang Posyandu Integrasi Layanan Primer berbasis aplikasi SIPADU-ILP di Desa Talang Aur, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal SOLMA. 2026;15(1):1038-1047. doi:10.22236/solma.v15i1.21577.

Endrawati R, Zahro SL, Laili ZR, Bernince. Sosialisasi penerapan ILP (Integrasi Layanan Primer) di Posyandu UPT Puskesmas Pesantren II Kota Kediri. JGEN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2025;3(2):217-230. doi:10.60126/jgen.v3i2.851.

Dewi DWE, Sandhi SI. Efektifitas peningkatan kapasitas kader Posyandu dalam implementasi Integrasi Layanan Primer. Jurnal Penelitian Perawat Profesional. 2025;7(6):199-206. doi:10.37287/jppp.v7i6.845.

Siswati T, Olfah Y, Attawet J, Nurhidayat, Waris L. Assessing Posyandu cadres' readiness in implementing integrated primary health services in Yogyakarta, Indonesia. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia. 2025;13(1):44-57. doi:10.20473/jaki.v13i1.2025.44-57.

Unduhan

Diterbitkan

19-09-2026

Cara Mengutip

Rahmiyati, A. laili, Riyanto, A., Nugrahaeni, D. K., Mauliku, N. E., Suhat, Budiman, Eka Saputra, A., & Mustika Dewi, F. (2026). SMART POSYANDU: Strategi Manajemen Terintegrasi Berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP) Menuju Posyandu Juara. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara, 4(3), 60–67. Diambil dari https://nafatimahpustaka.org/pengmas/article/view/598