OPTIMALISASI KESEHATAN LANSIA DENGAN EDUKASI PEMENUHAN GIZI PADA MASA MENOPAUSE DI WILAYAH RW 03 KELURAHAN PULOGEBANG KECAMATAN CAKUNG JAKARTA TIMUR

Penulis

  • Rosita Syaripah Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Yulia Fauziah Amizuar Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Uswatul Chasanah Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Laila Kurnia Sari Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Endah Dian Marlina Poltekkes Kemenkes Jakarta III
  • Raudhatul Munawarah Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Kata Kunci:

Menopause, Edukasi, Pemenuhan Nutrisi

Abstrak

Menopause merupakan fase fisiologis alami dalam siklus reproduksi wanita yang umumnya terjadi pada usia 45–55 tahun. Penurunan hormon estrogen dan progesteron pada masa ini berdampak pada perubahan fisik, psikologis, serta metabolisme tubuh. Salah satu konsekuensi penting dari berkurangnya estrogen adalah meningkatnya risiko osteoporosis, yang dapat menimbulkan kecacatan, kematian, serta beban biaya kesehatan yang tinggi. Minimnya akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang komprehensif dan media edukasi yang mudah dipahami menjadi tantangan dalam penanganan masalah kesehatan pascamenopause. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan wanita usia 40–55 tahun, khususnya kelompok lansia 45–50 tahun, mengenai kesehatan reproduksi dan pemenuhan gizi seimbang pada masa menopause. Metode yang digunakan meliputi penjajakan dan koordinasi dengan mitra, skrining pengetahuan awal (pre-test), penyuluhan interaktif, diskusi aktif, serta pelatihan penyusunan menu gizi seimbang. Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan pre-eksperimental. Hasil menunjukkan adanya kesenjangan pengetahuan pada tahap awal, dengan 57,5% peserta berada pada kategori kurang. Setelah dilakukan edukasi, terjadi peningkatan signifikan, di mana 90% peserta memiliki pengetahuan baik dan tidak ada lagi yang termasuk kategori kurang. Hal ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan dan pendampingan efektif dalam meningkatkan pemahaman terkait kesehatan menopause. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat juga dilakukan pengembangan modul digital interaktif, pelatihan kader kesehatan sebagai pendamping lokal, serta perluasan jejaring kolaborasi dengan fasilitas kesehatan dan organisasi masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membuka peluang keberlanjutan program edukasi kesehatan reproduksi bagi wanita pascamenopause.

Referensi

Fitria I, Maritalia D, Tambunan H, Rahmadani N, Turrahmi A. Sosialisasi dan Edukasi Pengelolaan Nutrisi dan Gizi Untuk Meningkatkan Kesehatan Lansia. 2020;5(1).

Nurchandra D, Fathony Z, Mirawati. Pendidikan Kesehatan Tentang Gizi Seimbang Pada Wanita Menopause. J Pengabdi Masy Kebidanan. 2019;1(1):21–4.

Sudarmanto E, Revida E, Zaman N, Simarmata MM, Purba S, Syafrizal, et al. Konsep Dasar Pengabdian Kepada Masyarakat Pembangunan dan Pemberdayaan. Yayasan Kita Menulis; 2020.

Yusnidar Y, Mayanti A, Yeyen Y, Hasnah A, Ilahi N, Hijrah N. Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Lansia Menopause di Kelurahan Salekoe Kota Palopo. J Hum Educ [Internet]. 2024;4(1):208–13. Available from: https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/582

Fatmah. Gizi Usia Lanjut Edisi 2 [Internet]. Jakarta: Erlangga; 2021. Available from: https://e-library.erlanggaonline.co.id/info_product/detail/0076100980

Eryando T, Daniah, Nurhidayah, Herawati Y, Warendi, Apriningrum N. Optimalisasi Posyandu Lansia dalam Implementasi Status Gizi dan Kesehatan Reproduksi Menuju Lansia Mandiri di Kabupaten Karawang. 2023;6(2):787–97. Available from: https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kreativitas/article/view/8379/pdf

Liu Z. Neurophysiology: Mechanism of Neural Communication and Brain Function. 2024;16(1000716):1000716.

Majovuki L., Jacques S. Cognitive information processing and learning mechanisms of the brain. Neurosurgery [Internet]. 1982;10(5):663–77. Available from: https://doi.org/10.1227/00006123-198205000-00019

Bliss TVP CG. A synaptic model of memory: long-term potentiation in the hippocampus. Nature [Internet]. 1993;361 (6407):31–9. Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/8421494/

RD F. A new mechanism of nervous system plasticity: activity-dependent myelination. Nat Rev Neurosci. 2015;16(12).

Zhou Q, Qian Y, Zhang D, Xu H, Yuan B, Tian W, et al. The effect of knowledge, attitude, and practice model-based health education on psychological well-being and self-efficacy of patients with concurrent cerebrovascular stenosis and coronary heart disease: a quasi-experimental study. Front public Heal [Internet]. 2025;12. Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/39949339/

Zhou X, Gu F, Li Z, Li Y, Liu X, Liu X, et al. Knowledge, attitudes, and practices regarding intrinsic capacity in the elderly population: A cross-sectional study in Shanghai, China. Sci Rep. 2025;15(1).

Unduhan

Diterbitkan

28-12-2025

Cara Mengutip

Syaripah, R., Fauziah Amizuar, Y., Chasanah, U., Kurnia Sari, L., Dian Marlina, E., & Munawarah, R. (2025). OPTIMALISASI KESEHATAN LANSIA DENGAN EDUKASI PEMENUHAN GIZI PADA MASA MENOPAUSE DI WILAYAH RW 03 KELURAHAN PULOGEBANG KECAMATAN CAKUNG JAKARTA TIMUR. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara, 3(4), 56–62. Diambil dari https://nafatimahpustaka.org/pengmas/article/view/553