PEMERIKSAAN TUMBUH KEMBANG BALITA USIA 1–5 TAHUN DI WILAYAH KELURAHAN KOTA BARU, KECAMATAN PASAR REBO, JAKARTA TIMUR
Kata Kunci:
Pemeriksaan, Tumbuh Kembang, BalitaAbstrak
Tumbuh kembang optimal merupakan proses tercapainya tumbuh kembang yang sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh anak, untuk melakukan deteksi dini adanya penyimpangan tumbuh kembang perlu dilakukan skrining gangguan pertumbuhan dan perkembangan balita. Sehingga dilakukan kegiatan pengabdiam Masyarakat yang bertujuan untuk melakukan deteksi dini tumbuh kembang pada anak usia 1- 5 tahun di Wilayah Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur, Kegiatan ini menggunakan metide Observasional Deskriptif, dengan menilai Berat Badan, Panjang Badan/ Tinggi Badan, Lingkar Kepala. Serta penilaian perkembangan dengan menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), dengan jumlah responden 30 anak, Hasil pemeriksaan menunjukkan 97% Anak memiliki pertumbuhan normal, 2% pertumbuhan kurang, dan 1 % dengan status gizi kurang (BB/U) dan TB/U <2 SD), sedangkan untuk hasil pemeriksaan perkembangan dengan kuesioner (KPSP) 70% menunjukkan perkembangan sesuai usia dan 6,7% memiliki hasil penyimpangan. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran orang tua, bidan, kader posyandu untuk dapat pemantauan tumbuh kembang.
Referensi
WHO. (2006). WHO child growth standards: Length/height-for-age, weight-for-age, weight-for-length, weight-for-height and body mass index-for-age: Methods and development. World Health Organization, Geneva. [Online]. Available: https://www.who.int/publications/i/item/924154693X
Kementrian Kesehatan RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.
R. Raihanah, F. A. Siregar, and D. S. Nasution. (2020). Hubungan pengetahuan ibu dengan tumbuh kembang anak balita usia 1-5 tahun. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak. 8(2): 83-90.
T. R. Sitorus and Y. Fitriani. (2019). Deteksi dini perkembangan anak usia dini oleh kader Posyandu. Jurnal Dunia Gizi. 2(1): 47-54.
W. H. Organization. (2019). Nutrition Landscape Information System (NLiS).
D. N. Sari and R. K. Dewi. (2020). Penerapan KPSP oleh kader kesehatan dalam pemantauan perkembangan anak balita. Jurnal Ilmu Kesehatan. 8(1): 41-47.
Y. Amir, N. Nursalam, and D. Puspitasari. (2019). The effectiveness of early detection using pre-screening developmental questionnaire on growth and development of toddlers. Jurnal Ners. 14(2): 165-170, 2019.
N. L. Pratiwi, A. W. Purnomo, and N. P. Y. Astuti. (2021). Pemanfaatan KPSP oleh kader Posyandu dalam deteksi dini perkembangan anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia. 16(1): 25-30.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Pedoman stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak di tingkat pelayanan kesehatan dasar. Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Jakarta.
UNICEF. (2020). Early childhood development. [Online]. Available: https://www.unicef.org/early-childhood-development
S. Grantham-McGregor, Y. B. Cheung, S. Cueto, P. Glewwe, L. Richter, and B. Strupp. (2007). Developmental potential in the first 5 years for children in developing countries. The Lancet. 369(9555): 60-70.
UNICEF. (2020). Improving child nutrition: The achievable imperative for global progress.









