POLA KEBUTUHAN AKTUALISASI DIRI ANAK USIA DINI UNTUK MENGEMBANGKAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH

Penulis

  • Kasmiati Univeristas Jambi
  • Indryani Universitas Jambi

Kata Kunci:

kebutuhan siswa, pendidikan, pengembangan potensi

Abstrak

Pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri siswa menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan mereka secara optimal. Penelitian ini berfokus pada peran guru dan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tercapainya kebutuhan tersebut. Dengan memenuhi kebutuhan seperti penghargaan, otonomi, dan motivasi berprestasi, siswa dapat belajar secara maksimal dan mengembangkan potensi mereka secara menyeluruh. Sekolah memiliki tanggung jawab untuk menjadi tempat yang dirancang guna mengakomodasi kebutuhan siswa, baik dalam proses pembelajaran maupun pengembangan diri. Guru diharapkan mampu memahami kebutuhan siswa dan memilih metode pembelajaran yang tepat, sehingga proses pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendukung pertumbuhan siswa secara emosional dan sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas interaksi antara guru dan siswa memegang peranan penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Dengan pendekatan yang tepat, kebutuhan siswa dapat terpenuhi, sehingga mereka dapat berkembang menjadi individu yang percaya diri dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Referensi

Asmadi, Teknik Prosedural Keperawatan: Konsep Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta: Salemba Medika., 2008.

“Tk hjnatini,” 2016. blogspot. com

Kasmiati, Persepsi Mahasiswa Mengenai Jenis- Jenis Kebutuhan Aktualisasi Diri: Studi Perbandingan Antara Berbagai Jenis Jenjang Program Diploma, Sarjana dan Pascasarjana: IKIP Malang., vol. 3. malang, 1994.

C. R. Rogers, On Becoming a Pearson (Terjemahan). Yogyakarta: Pustaka, 2012.

Permendikbud. Indonesia, 2014.

Kusmiyati, “Tiga Kebutuhan Dasar Anak: Asuh, Asih, Asah.,” Liputan 6.

G. Pendidikan, “Anak didik perlu penghargaan.” gallerypendidikan. blogspot. com. (accessed Mar. 21, 2021).

A. Saib, “Prospektif Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Gema Pendidikan No 1 Tahun 1 Februari 1996,” J. FKIP Univ. Jambi., 1996.

Sardiman, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, 2nd ed. Jakarta: Rajawali, 1988.

S. D. G., Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: Gunung Mulya, 1985.

L. A. Lefton, Psichology. Boston: Allyn and Bacon., 1985.

B. L. J, Interpreting Personality Theories. Harper International. Singapore: Time Printers, sdn, bhd., 1970.

D. Nasution, Materi Pokok Psikologi Pendidikan Depdikbud. Dikti: Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan., 1993.

D. J. Hjelle, L. A., & Ziegler, Personality Theories Basic Assumtion, Research and Aplication. Tokyo: Mc Graw -Hill, 1981.

S. Pakasi, Anak dan Perkembangannya Pendekatan Psikologi Pedagogis Terhadap Generasi Muda. Jakarta: Gramedia.

Nely, “Mengapa Guru Perlu Menghargai Siswanya?,” DINELYKU.COM, 2019.

Swantoro, Beban Guru Kini Semakin Berat. Suara Merdeka, 1993.

M. Andika and N. Mardiana, “Edukasi Pentingnya Bahasa Inggris Di Era Globalisasi,” BERNAS J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 1, pp. 246–251, 2023, [Online]. Available: https://doi.org/10.31949/jb.v4i1.3961

Unduhan

Diterbitkan

27-01-2025

Cara Mengutip

Kasmiati, & Indryani. (2025). POLA KEBUTUHAN AKTUALISASI DIRI ANAK USIA DINI UNTUK MENGEMBANGKAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara, 2(4), 122–126. Diambil dari https://nafatimahpustaka.org/pengmas/article/view/462