PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENYANDANG DM DALAM MENGATASI KECEMASAN AKIBAT KETIDAKPASTIAN PANDEMIC COVID-19

Penulis

  • Siti Khadijah Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Suryanti Suryanti poltekkes kemenkes surakarta
  • Hartono Hartono poltekkes kemenkes surakarta

Kata Kunci:

pemberdayaan, penyandang DM, manajemen cemas, covid 19

Abstrak

Latar belakang: Penyakit covid 19 korban semakin meningkat sehingga membuat masyarakat cemas terutama bagi penyandang diabetes. Tingkat kematian covid-19 juga dipengaruhi oleh adanya penyakit bawaan pada pasien, seperti kardiovaskuler, diabetes, penyakit pernafasan kronik, hipertensi  dan pasien dengan kanker. Penderita DM jika mengalami stres dan kecemasan akan mempengaruhi imunitas tubuh dan akan lebih berat mengalami sakit daripada orang yang tidak memiliki penyakit seperti DM. Pandemic COVID-19 telah menimbulkan ketidakpastian yang signifikan bagi masyarakat sehingga mengakibatkan kecemasan. Tujuan: pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat penyandang DM dalam mengatasi kecemasan melalui pemberdayaan masyarakat. Metode memberikan pelatihan secara offline dilakukan pre post test, kegiatan diawali dengan persiapan melakukan penjajakan, proposal dan koordinasi ke Pusat Persatuan Diabetesi (PERSADIA) Surakarta, Instrumen menggunakan kuesioner kemudian pelaksanaan memberikan Latihan manajemen cemas dan mendemosntrasikan pada 80 Responden Hasil: pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan pada penyandang DM dalam menurunkan kecemasan Kesimpulan: Pemberdayaan masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan mengatasi kecemasan.

Referensi

Menteri Kesehatan, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 413 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19.” 2020.

Nachimuthu. S, “Coping with diabetes during the COVID e 19 lockdown in India: Results of an online pilot survey,” Elsevier, pp. 1871–4021, 2020, doi: doi.org/10.1016/j.dsx.2020.04.053.

Hanurawan, Psikologi Sosial Pengantar. Bandung: PT: Remaja Rosdakarya, 2010.

Gail Wiscarz Stuart, Prinsip dan Praktik Keperawatan Kesehatan Jiwa Stuart, Indonesia. Indonesia, 2016.

D. Hawari, Manajemen stres cemas dan depresi, Kedua. Jakarta: FKUI., 2016.

Rohayani Hetty, “Sistem Pakar Pendeteksi Penyakit Kanker Gnas Yang Menyerang Kaum Wanita,” vol. 5, no. 1, pp. 68–81, 2010.

B. Niam, Qirom, and Dany Sucipto, “Deteksi Kangker Kulit Dengan Menggunakan Metode Sudut Harris,” J. Power Elektron. J. Orang Elektro, vol. 9, no. 1, p. 3, 2020.

B. . Keliat and Thika Marliana, Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial: Keperawatan Jiwa, 1st ed. Depok: Universitas Indonesia, 2018.

I. . Wardani, U. Panjaitan, Afifah, I. Ramadhani, and M. Mulia, Buku Saku Kesehatan Jiwa Bagi Remaja Putus Sekolah. Depok: FKUI., 2018.

H. Windarwati, Penatalaksanaan Keperawatan Jiwa pada pasien dengan Ansietas, 1st ed. Malang: Universitas Negeri Malang, 2013.

W. Yuniartika, A. Sudaryanto, and A. Z. Kumalasari, “Reducing anxiety level by using progressive relaxation among the elderly people in the nursing home,” Enferm. Clin., vol. 31, pp. S381–S385, 2021, doi: 10.1016/j.enfcli.2020.09.030.

S. Huang et al., “Changes in suicidal ideation and related influential factors in college students during the COVID-19 lockdown in China,” Psychiatry Res., vol. 314, no. November 2021, p. 114653, 2022, doi: 10.1016/j.psychres.2022.114653.

A. Hajibashi, J. Sarrafzadeh, A. Amiri, R. Salehi, and B. Vasaghi-Gharamaleki, “Effect of progressive muscle relaxation as an add-on to pulmonary telerehabilitation in discharged patients with COVID-19: A randomised controlled trial,” Complement. Ther. Clin. Pract., vol. 51, no. February 2022, p. 101730, 2023, doi: 10.1016/j.ctcp.2023.101730.

K. Najafi, H. Khoshab, N. Rahimi, and A. Jahanara, “Relationship between spiritual health with stress, anxiety and depression in patients with chronic diseases,” Int. J. Africa Nurs. Sci., vol. 17, no. August, p. 100463, 2022, doi: 10.1016/j.ijans.2022.100463.

S. Jain, E. McKusick, L. Ciccone, M. Sprengel, and C. Ritenbaugh, “Sound healing reduces generalized anxiety during the pandemic: A feasibility study,” Complement. Ther. Med., vol. 74, no. June 2022, p. 102947, 2023, doi: 10.1016/j.ctim.2023.102947.

K. M. Susan Boyle, Carole Allan, “Cognitive-behavioural interventions in a patient with an anxiety disorder related to diabetes,” J. Behav. Res. Ther., vol. 42, no. 3, pp. 357–366, 2004, doi: https://doi.org/10.1016/j.brat.2003.11.006.

A. Attari, M. Sartippour, M. Amini, and S. Haghighi, “Effect of stress management training on glycemic control in patients with type 1 diabetes,” Diabetes Res. Clin. Pract., vol. 73, no. 1, pp. 23–28, 2006, doi: 10.1016/j.diabres.2005.11.014.

Unduhan

Diterbitkan

31-12-2023

Cara Mengutip

Khadijah, S., Suryanti, S., & Hartono, H. (2023). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENYANDANG DM DALAM MENGATASI KECEMASAN AKIBAT KETIDAKPASTIAN PANDEMIC COVID-19. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara, 1(4), 226–230. Diambil dari https://nafatimahpustaka.org/pengmas/article/view/318