PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM MENSTIMULASI KEMAMPUAN BICARA PADA ANAK MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN

Penulis

  • Suwanto STIKIP Catur Sakti
  • Yuanita Syaiful STIKES Adi Husada
  • Liya Widianti Universitas Gresik

Kata Kunci:

Audiovisual, Pengetahuan, Speech delay, Sikap

Abstrak

Kurangnya sumber informasi dalam menstimulasi kemampuan bicara pada anak yang mengalami speech delay menyebabkan ibu tidak menerima informasi secara lengkap. Penanganan speech delay menggunakan pendidikan kesehatan dengan metode audio visual. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode audio visual terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam menstimulasi kemampuan bicara dan bahasa pada anak yang mengalami speech delay. Metode penelitian menggunakan quasy eksperimental dengan pendekatan control group pretest-posttest. Pengambilan sampling dari populasi 94 orang menggunakan purposive sampling. Sampel sebanyak 16 responden pada tiap kelompok perlakuan dan kelompok kontrol di Poli Tumbuh Kembang Anak RS Grha Husada. Variabel independennya yaitu pendidikan kesehatan dengan metode audiovisual, sedangkan variabel dependen yaitu pengetahuan dan sikap ibu. Instrument penelitiannya SAP, audio visual, kuesioner pengetahuan dan sikap. Analisa data penelitian menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan SPSS 16.0. Hasil Uji Wilcoxon Sign Rank Test pendidikan kesehatan dengan metode media  audio visual terhadap pengetahuan ibu kelompok perlakuan menunjukkan nilai p=0,002 (p value < 0,05) dan sikap ibu menunjukan nilai p = 0,008 (p value < 0,05), yang berarti ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui media audio visual terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam menstimulasi kemampuan bicara dan bahasa pada anak mengalami speech delay. Pendidikan kesehatan dengan metode audio visual berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam menstimulasi indera pendengaran dan penglihatan, sehingga menambah informasi dan pengetahuan ibu. Hasil penelitian dengan media audio visual ini dapat digunakan pihak Rumah Sakit dalam pelaksanaan kegiatan Pendidikan Kesehatan.

Referensi

Amelia, F.R. (2020). Pengarh media sosial terhadap peningkatan kesehatan reproduksi perempuan. Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama. 14(2): 255-264.

Azwar, S. (2010). Sikap Manusia, Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fathiyah, P. (2014). Efektivitas penggunaan media audio visual dalam pembelajaran menyimak drama di kelas VIII SMP Al-Hasra Tahun pelajaran 2013-2014. Skripsi. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Lestari, D.E. Hamidah, A. Rahmaniyah, A. (2021). Penerapan media audio visual dalam meningkatkan minat belajar pada pembelajaran tematik. Jurnal IBTIDA. 1(1): 71-80.

Mulyana, D. (2002). Pengaruh terpaan informasi kesehatan di televisi terhadap sikap hidup sehat keluarga. Mediator. 3(2): 309-321.

Nurfadhillah, S. Barokah, S.F. Nur’alfiah, S. (2021). Pengembangan media audio visual pada pembelajaran matematika di kelas 1 MI Al Hikmah 1 Sepatan. Pensa: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial. 3(1): 149-165.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Ode, E.O. (2014). Impact of Audio-Visual (AVS) Resources On Teaching And Learning in Some Selected Private Secondary Schools in Makurdi. Impact Journa. l 2 (5): 195-202.

Ratih, P.S. Nuryani. (2020). Analisis keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak study kasus anak usia 10 tahun. Jurnal Konfiks. 7(1): 9-15.

Rahman, T. Hafidah, L. Amir, F. (2022). Analisis strategi stimulasi orang tua dalam meningkatkan kemampuan bicara anak speech delay. Nursing Update: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan. 13(1): 31-37.

Rohmah, M. Astikasari, N.D. Weto, I. (2018). Analisis pola asuh orang tua dengan keterlambatan bicara pada anak usia 3-5 tahun. Oksitosin: Jurnal Ilmiah Kebidanan. 5(1): 32-42.

Safitri, Y. (2017). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perkembangan Bahasa Balita di UPTD Kesehatan Baserah Tahun 2016. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 1(2): 148-155.

Setyowati, E.B. (2010). Hubungan antara penegtahuan, sikap dan perilaku ibu dengan perkembangan bahasa anak usia 24-36 bulan. Tesis. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Surabaya.

Sulistiowati, A. Putra, K.W.R. Umami, R. (2017). Hubungan antara usia dan tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang perawatan payudara selama hamil di poli kandungan di RSU Jasem, Sidoarjo. Jurnal Nurse and Healt. 6(2): 40-43.

Sausan, I. Wiyati, P.S. Himawan, A.B. (2016). Perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil sebelum dan setelah penyuluhan mengenahi inisiasi menyusui dini. Jurnal Kedokteran Diponegoro. 5(4): 1036-1043.

Siregar, S. (2018). Pengaruh media audio visual terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang bahaya merokok di SMP Negeri 2 Kecamatan Halongonan Timur. Tesis. Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatra Utara. Medan.

Yulianda, A. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan berbicara pada anak balita. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 3(2): 41-48.

Yanti, E.D. Dewi, Y.I. Nurchati, S. (2015). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan menggunakan media audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap remaja mengenai upaya pencegahan penyakit menular seksual. Jurnal Online Mahasiswa. 2(2): 1048-1057.

Unduhan

Diterbitkan

29-02-2024

Cara Mengutip

Suwanto, Syaiful, Y., & Widianti , L. (2024). PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM MENSTIMULASI KEMAMPUAN BICARA PADA ANAK MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN. Jurnal Osadhawedyah, 2(1), 55–61. Diambil dari https://nafatimahpustaka.org/osadhawedyah/article/view/73

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama