PENERAPAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK MENDENGARKAN MUSIK DALAM PENGALIHAN HALUSINASI

Penulis

  • Santi Saputri Prodi Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Tri Susilowati Prodi Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Luluk Purnomo RSJD dr Arif Zainudin Surakarta

Kata Kunci:

Terapi Aktivitas Kelompok, Terapi Musik, Halusinasi

Abstrak

Latar Belakang:  Berdasarkan data Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2019, penderita gangguan jiwa berjumlah 34.571 orang dari 33.264.339. Berdasarkan data yang diperoleh dari RS Jiwa Daerah Surakarta pada bulan Desember 2020 bahwa prevalensi pasien yang dirawat ada 5.669 klien rawat inap salah satu masalah dari gangguan jiwa yang menjadi penyebab terbesar di bawa ke rumah sakit adalah halusinasi dengan data 3.654 klien. Terapi musik digunakan untuk berbagai kondisi gangguan jiwa, gangguan sensorik mengatasi kecemasan, menigkatkan kondisi belajar. Terapi musik memiliki gelombang alfa, stimulus yang berasal dari musik akan membentuk gelombang alfa yang akan merangsang zat serotonin yang akan diubah menjadi hormon melatonin yang dapat memberikan perasaan relaks dan juga menurunkan depresi yang dirasakan seseorang Tujuan: Mengetahui hasil implementasi efektifitas terapi aktiftas kelompok mendengarkan music terhadap pengalihan halusinasi. Metode: penelitian penerapan yang menggunakan desain pre-experimental design dengan one grup pre-test dan post-test design. Dengan teknik total sampling, dengan jumlah responden 2 responden. Penerapan dilakukan pada responden selama 7 hari. Terapi aktivitas kelompok mendengarkan musik dapat dilakukan 1 kali setiap harinya. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuisioner AHRS (Auditory Hallucinations Rating Scale). Hasil: Hasil penerapan terapi aktivitas kelompok musik terhadap pengalihan mengalami penurunan tingkat halusinasi. Pada responden I mengalami penurunan dari skor 15 menjadi 8 sedangkan responden II mengalami penurunan dari 16 menjadi 9. Kesimpulan: Terapi aktivitas kelompok mendengarkan musik dapat menurunkan tingkat halusinasi pada pasien halusinasi di RSJD dr Arif Zainudin Surakarta.

Referensi

Anna A. Nur. 2019. Studi kasus asuhan keperawatan pada pasien halusinasi pendengaran di ruang kenanga rumah sakit khusus daerah provinsi Sulawesi selatan. Universitas Muhammadiyah Makasar

Aritonang, M. (2021). Efektifitas Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Terhadap Kemampuan Mengontrol Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Ruang Cempaka Di Rsj Prof. Dr. M. lldrem Medan Tahun 2019. Jurkessutra: Jurnal Kesehatan Surya Nusantara, 9(1).

Dalami E, dkk. (2015) Asuhan Keperawatan Pasien Dengan Gangguan Jiwa, Jakarta: CV. Trans Info Media Damaiyanti & Iskandar, (2014). Asuhan Keperawatan Jiwa. Bandung Refika Aditama.

Erviana, L. & Hargiana, G. (2018). Aplikasi Asuhan Keperawatan Generalis Dan Psikoreligius Pada Klien Gangguan Sensori Persepsi: Halusinasi Penglihatan Dan Pendengaran. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 2(2), 114. 123.Keliat, Budi Anna, Yani, A., Putri, Y. S., Daulima, N., Wardani, I. Y., & Susanti, H. (2019). Asuhan Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC.

Kristina, C. (2019). Asuhan Keperawatan Jiwa pada Tn. Y dengan Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi Pendengaran di Ruang Kuantan Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau. Pekanbaru. Diakses pada 11 Februari 2020.

Kusumawaty, I., Yunike, Y., & Gani, A. (2021). MELATIH BERCAKAPCAKAP PADA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA UNTUK MENGONTROL HALUSINASI.Jurnal Salingka Abdimas, 1(2), 59-64.

Maulana, I., Hernawati, T., & Shalahuddin, I. (2021). Pengaruh terapi aktivitas kelompok terhadap penurunan tingkat halusinasi pada pasien skizofrenia. Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Terhadap Penurunan Tingkat Halusinasi Pada Pasien Skizofrenia, 9(1), 153–160.

Meylani, M., & Pardede, J. A. (2022). Penerapan Strategi Pelaksanaan (SP) 1-4 Dengan Masalah Halusinasi Pada Penderita Skizofrenia: Studi Kasus Putri, Nazela Nanda Manajemen Asuhan Keperawatan Jiwa Dengan Masalah Halusinasi Pada Penderita Skizofrenia: Studi Kasus 2022 https://doi.org/10.31219/sfc8vzb

Muhith, A. (2015). Pendidikan keperawatan jiwa: Teori dan aplikasi. Penerbit Andi.

Oktiviani, D. P. (2020) Asahan Keperawatan Jiwa Pada Tn. K dengan masalah Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran di Ruang Rokan Rumah Sakit Jiwa Tampan(Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Riau). http://repository.pkr.ac.id/id/eprint/498 .

Pardede, J. A. (2020) Decreasing Hallucination Response Through Perception Stimulation Group Activity Therapy In Schizophrenia Patients. Tar Journal of Medical Sciences, 1(6), 304-309.

PH, Livana, Ruhimat Imroati, S. 2018. Peningkatan Kemampuan Pasien dalam mengontrol halusinasi melakui Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi. Jurnal Ners Widya Husada, 5(1), 23-40.

PPNI, T. D. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Jakarta Selatan: DPP PPNI.

Pradana, A., & Riyana, A. (2022). Penerapan Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Tanda dan Gejala Pada Pasien Dengan Gangguan Persepsi Sensori : Halusinasi Pendengaran di Puskesmas Cikoneng. 35.

Putri, N.N. (2022), Manajemen Asuhan Keperawatan Jiwa Dengan Masalah Halusinasi Pada Penderita Skizofrenia. Studi Kasus, https://oxfo/qv6gy/ diakses pada 3 Juli 2023 jam 13.45 WIB.

Riskesdas 2018. Riset Kesehatan Dasar, Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. 2018;70–9.

Stuart. Gail. W. Keliat. Budi. Anna.& Pasaribu. Jesika (2016). Keperawatan kesehatan jiwa: Indonesia: Elsever.

Stuart, G. W., Keliat. B. A., & Pasaribu, J. (2016). Prinsip dan praktik keperawatan kesehatan jiwa stuart. Edisi Indonesia (Buku 11 Singapura: Elsevier.

Yudistira Afconneri, N. H. (2021). Perbedaan Kemampuan Mengontrol Halusinasi Pasien Skizofrenia Melalui Terapi Aktifitas Kelompok Stimulasi Persepsi. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ), 9, 8.

Unduhan

Diterbitkan

25-11-2023

Cara Mengutip

Saputri, S., Susilowati, T., & Purnomo, L. (2023). PENERAPAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK MENDENGARKAN MUSIK DALAM PENGALIHAN HALUSINASI. Jurnal Osadhawedyah, 1(4), 259–265. Diambil dari https://nafatimahpustaka.org/osadhawedyah/article/view/204