PENERAPAN ROM AKTIF ASISTIF SPHERICAL GRIP TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT EKSTREMITAS ATAS DENGAN STROKE NON HEMORAGIK DI RSUD KARANGANYAR
Kata Kunci:
stroke non hemoragik, skala kekuatan otot, rom aktif asistif, spherical gripAbstrak
Latar Belakang; Prevalensi World Health Organization (WHO) tahun 2022, terdapat 12.224.551 kasus terbaru setiap tahun dan 101.474.558 individu yang hidup saat ini pernah mengalami stroke. Angka kematian akibat stroke sebanyak 6.552.724 orang. Pada penderita stroke upaya rehabilitatif salah satunya yaitu Range Of Motion bentuk rehabilitasi yang diberikan pada pasien stroke. Tujuan; Mengetahui hasil implementasi penerapan ROM Aktif Asistif Spherical Grip terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas dengan stroke non hemoragik di RSUD Karanganyar. Metode; penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yang menggunakan studi kasus. Implementasi dilakukan selama 3 hari berturut-turut dimana sehari dilakukan 2 kali perlakuan. Hasil; Sebelum implementasi ROM Aktif Asistif Spherical Grip dilakukan pengecekan skala kekuatan otot memiliki hasil skala 3, pada hari pertama responden Tn. S memiliki skala kekuatan begitu juga untuk Tn.M. Setelah implemetasi ROM Aktif Asistif Spherical Grip pada hari terakhir Tn. S dan Tn. M memiliki hasil yang cenderung meningkat yaitu skala kekuatan otot 4. Kesimpulan; Terdapat perkembangan dan peningkatan skala kekuatan otot antara sebelum dan sesudah implementasi ROM Aktif Asistif Spherical Grip pada 2 responden dengan diagnosa stroke non hemoragik dibangsal Mawar 1 RSUD Karanganyar.
Referensi
Bakara, D. M., & Warsito, S. 2016. Latihan Range Of Motion (ROM) Pasif Terhadap Rentang Sendi Pasien Pasca Stroke. Idea nursing jurnal, 7(2) 12-18.
Clausewitz, W. M., Vonny, R., Joy, R. 2022. Pengaruh ROM Aktif Asistif Spherical Grip Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(2) 663-676.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah 2018. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Teng. 2018;3511351(24):273-5.
Fitriani, A. 2019. Studi Literatur Dampak Obstructive Sleep Apnea Pada Pasien Stroke. Jurnal Of Chemical Information And Modeling. 53(9), 1689-1699.
Haryono, R, dkk. 2019. Keperawatan Medical Bedah 2. Yogyakarta : Pustaka Baru Press.
Irfan, M. 2018. Fisioterapi Bagi Insan Stroke. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Irsyam. 2012. BIOMEDIKA 1. http://id.scribd.com/doc/80457880 diperoleh tanggal 5 Agustus 2023.
Junaidi, I. 2011. STROKE, Wasapadai Ancamanya. Yogyakarta: C.V Andi Offset. 2011: 13-23.
Kemenkes, R. I. 2018. Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan.
Liyanawati, D.I., 2015. Pengaruh ROM Aktif-Asistif : Spherical Grip Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas Pada Asuhan Keperawatan Tn. W Dengan Stroke Di Ruang Anyelir RSUD Dr. Soediran Mangun Soemarso Kabupaten Wonogiri.
Pudiastuti, R. 2011. Penyakit Pemicu troke. Yogyakarta : Nuha Medik.
Rahmawati, Yurida Oliviani, dan Mahdalena. 2017. Kaitan Sindrom Metabolik dan Gaya Hidup Dengan Gejala Komplikasi Mikrovaskuler. Jurnal Berkala Epidemiologi Vol.1(2), 224-233.
Selly, C., Indhit, T. U., Nury, L. F. 2023. Pengaruh Range Of Motion (ROM) Spherical Grip Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Non Hemoragik. Jurnal Cendekia Muda, 3(4) 576-583.
Sofyan, Rudianto. 2010. Stroke dan Rehabilitasi Pasca-Stroke. Jakarta : PT. Bhuana Ilmu Popular.
World Health Organization. 2022. Managing acute stroke in low-resource settings, Bulletin of the World Health Organization. Diakses dari https://www.who.int/bulletin/volume/94/7/15-162610/en/.









