PENERAPAN TERAPI BERMAIN LEGO DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA PRASEKOLAH SAAT HOSPITALISASI DI RUANG ANGGREK RSUD dr. SOEHADI PRIJONEGORO SRAGEN

Penulis

  • Ika Yuniati Prodi Profesi Ners , Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Maryatun Prodi Profesi Ners , Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta

Kata Kunci:

Terapi Bermain Lego, Hospitalisasi, Kecemasan, Anak

Abstrak

Latar belakang: Hospitalisasi suatu keadaan yang tidak menyenangkan dan penuh stres pada anak yang dapat menimbulkan kecemasan, Salah satu penanganan yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasan pada anak yaitu terapi bermain lego. permainan lego dapat menimbulkan perasaan senang dengan merangsang hormon endorphin menyebabkan otot menjadi rileks sehingga dapat menurunkan kecemasan. Tujuan: Menggambarkan penerapan terapi bermain lego dalam menurunkan tingkat kecemasan anak usia prasekolah saat hospitalisasi di ruang rawat anak RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Metode: Metode yang digunakan dalam penerapan ini bersifat deskriptif dengan desain penelitian studi kasus Pretest Posttest One Group Design, sampel penelitian berjumlah dua responden, instrumen penelitian lembar observasi, dan kuesioner dilakukan pada tanggal 22 Mei sampai 3 Juni 2023 pemberian terapi diberikan 2 kali sehari selama 3 hari dengan waktu 10 – 15 menit, lokasi penerapan bangsal anak ruang anggrek RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil: penerapan dilakukan pada 2 responden yaitu PadaAn. L sebelum dilakukan penerapan terdapat kecemasan ringan dengan skor 45%, setelah diberikan terapi bermain Lego tiga kali menunjukkan hasil tidak adakecemasan dengan skor 41%, sedangkan pada An. M pada terapi bermain pertama menunjukkan masih terdapat cemas ringan dengan skor 51 %, dan pada terapi bermain ke tiga cemas teratasi dengan skor 38%. Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi bermain lego terhadap penurunan kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi.

Referensi

Ana, dan Mariyam. (2019). Gambaran Reaksi Anak Usia Prasekolah Terhadap Stressor Hospitalisasi. Posiding Mahasiswa Seminar Nasional Unimus Vol. 2 2019.

Ariani, et al. (2022). Terapi Bermain Lego dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Anak Usia Pra Sekolah Saat Hospitalisasi di Ruang Rawat Anak RSUD Pambalah Batung Amuntai. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 12(2), 515–528. https://doi.org/10.33859/dksm.v12i2.73

Arbakyah et al. (2021). Terapi bermain lego terhadap kecemasan masa hospitalisasi anak pra sekolah di rumkital Dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang. 3(2), 1–6. https://jurnal.akperkesdampadang.a c.id/index.php/JICM/article/view/8 2/64.

Hadi, et al. 2020. Efektifitas Penerapan Metode FamilyCentered Care Terhdap Pasien Anak dengan Stress Hospitalisasi. Jurnal Ilmiah STIKES Citra Delima Bangka Belitung. 3(2): 112-116.

Kodiriya, N. S. et al. (2019). The effectiveness of playing clay and origami therapy to reduce anxiety pediatric patients hospitalized. Jurnal Aisyah: Jurnal ilmu kesehatan, 151-160.

Laswiri, et al. 2018. Pengaruh Bermain Terapeuptik: Lego Terhadap Tingkat Kecemasan Anak Usia Prasekolah yang Mengalami Hospitalisasi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah di DIY [Skripsi]. Yogyakarta: Universitas ‘Aisyiah Yogyakarta. Retrieved 11 May 2020from:http://digilib2.unisayogy a.ac.id/ xmlui/handle/123456789/995

Mariyam, et al. (2017). Optimalisasi Pelaksanaan Program Terapi Bermain Pada Anak di Rumah Sakit. SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 1. https://doi.org/10.26714/sjpkm.v2i 2.10975

Mujiyanti, S dan Rismawati. (2019). Pengaruh Terapi Aktivitas BermainLegoTerhadap Tingkat Kecemasan Anak Prasekolah (3-6 tahun) Akibat Hospitalisasi. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia. Vol 3, No 1, 2019.

Rizky, K., dan Yanti, L. (2020). Terapi Bermain Lego Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Anak Usia Prasekolah Dengan Hospitalisasi. Jurnal Kesehatan, 9.

Sri, M., dan Ris, R. (2019). Pengaruh Terapi Aktivitas Bermain Lego Terhadap Tingkat Kecemasan Anak Prasekolah (3-6 tahun) Akibat Hospitalisasi. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia Vol. 3 No. 1 2019.

Suryadi. 2018. Efektivitas Bermain “LEGO” Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Berfikir Simbolik Anak Usia (4 – 5 ) Tahun. Samarinda. Jurnal Psikologi, Vol 3(1), 19 – 25.

Tesaningrum, et al. 2018. Terapi Bermain Lego dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Anak Usia Prasekolah. Prosiding Seminar Nasional Keperawatan, Semarang: 13 Desember 2014. pp. 229-233.

Unduhan

Diterbitkan

05-08-2023

Cara Mengutip

Yuniati, I., & Maryatun. (2023). PENERAPAN TERAPI BERMAIN LEGO DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA PRASEKOLAH SAAT HOSPITALISASI DI RUANG ANGGREK RSUD dr. SOEHADI PRIJONEGORO SRAGEN. Jurnal Osadhawedyah, 1(3), 89–95. Diambil dari https://nafatimahpustaka.org/osadhawedyah/article/view/172