PENERAPAN PEMBERIAN KOMPRES BAWANG MERAH UNTUK MENURUNKAN SUHU PADA PASIEN KEJANG DEMAM DI RSUD KOTA SALATIGA

Penulis

  • Rusdiana Rahmi Hidayah Prodi Profesi Ners , Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Siti Khotijah Prodi Profesi Ners , Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Ida Nur Imamah Prodi Profesi Ners , Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta

Kata Kunci:

Demam, Kompres, Bawang Merah, Suhu

Abstrak

Latar Belakang: Demam atau febris yaitu suatu keadaan dimana suhu tubuh menjadi lebih tinggi dari biasanya dan menjadi pertanda suatu gejala penyakit. Suhu tubuh dikatakan normal apabila berada pada rentang 36,5°C - 37,5°C. Demam terjadi karena adanya respon terhadap infeksi yang berasal dari mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh berupa virus, jamur, parasite, dan bakteri. Demam juga bisa disebabkan karena paparan sinar matahari yang berlebihan (overhating), dehidrasi, dan alergi karena gangguan sistem imun. Sejak jaman dahulu penggunaan obat tradisional telah dipraktikan langsung oleh nenek moyang kita dan cenderung memiliki efek samping yang sangat minim bahkan tanpa menimbulkan efek samping. Salah satu obat tradisional yang dapat digunakan untuk menurunkan demam yaitu bawang merah. Pengaplikasian dilakukan dengan cara menghaluskan bawang merah kemudian dikompreskan secara langsung pada bagian tubuh. Bawang merah mengandung senyawa sulfur organic Allylcysteine sulfoxide (Alliin) yang dapat bereaksi dengan enzim alliinase sebagai katalisator yang dihasilkan oleh bawang merah itu sendiri. Reaksi kedua senyawa ini selanjunya akan berkerja dengan beberapa senyawa lain untuk menghancurkan pembentukan pembekuan darah, sehingga memungkinkan panas dari dalam tubuh lebih cepat disalurkan ke pembuluh darah tepi/perifer untuk kemudian diekresikan melalui keringat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil penerapan kompres bawang merah terhadap penurunan suhu pada pasien kejang demam. Jenis penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif studi kasus dengan pendekatan pretest dan posttest. Populasi meliputi seluruh pasien anak yang dirawat di bangsal anggrek RSUD Salatiga. Sampel berjumlah 2 orang yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi yang dilakukan pada anak tanpa menggunakan kelompok pembanding. Hasil pengkuran suhu tubuh kedua anak sebelum dilakukan penerapan termasuk tinggi yaitu 37,8 ℃ dan 37,9 ℃. Suhu tubuh setelah dilakukan penerapan mengalami penurunan yaitu 36,7 ℃ dan 36,8 ℃. Kesimpulan terdapat perbedaan perkembangan sebelum dan sesudah dilakukan penerapan kompres bawang merah pada kedua pasien.

Referensi

Ari Pangesti (2020). Penerapan Kompres Hangat Dalam Menurunkan Hipertermia Pada Anak Yang Mengalami Kejang Demam Sederhana. Akademi Keperawatan Pemkab Purworejo

Arisandi, Yohana dan Andriani, Yofita. (2012). Therapy Herbal Pengobatan Berbagai Penyakit. Cet 6. Jakarta: Eska Media.

BD, faridah, yusefni, elda, & myzed, ingges dahlia. (2018). Pengaruh Pemberian Tumbukan Bawang Merah Sebagai Penurun Suhu Tubuh Pada Balita Demam Di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2018. Jik- Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(2), 136–142. https://doi.org/10.33757/jik.v 2i2.128.

Cahyaningrum, E. D., & Putri, D. (2019). Perbedaan Suhu Tubuh Anak Demam Sebelum Dan Setelah Kompres Bawang Merah Etika Dewi Cahyaningrum 1 , Diannike Putri 1 1. Perbedaan Suhu Tubuh Anak Demam Sebelum Dan Setelah Kompres Bawang Merah, 15(2), 66–74.

Cahyaningrum. (2019). Perbedaan Kompres Hangat Dan Kompres Bawang Merah Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak Kejam Demam. Respiratory Universitas Diponegoro, 2(3), 1–10.

Deliana Melda (2020). Tatalaksana Pada Anak Kejang Demam.Sari Pediatri, Vol. 4, No. 2, September 2002: 59 – 62.

Etika C (2019) Pengaruh Kompres Bawang Merah Terhadap Suhu Tubuh Anak Demam.Stikes Harapan Bangsa Purwokerto.

Hasibuan, D. K., Yazid, D. (2020). Kejang Demam sebagai Faktor Predisposisi Epilepsi pada Anak. Continuing Medical Education. 47(9):668-672.

Intania, R., Dimiati, H., Ridwan, A. (2021). Hubungan Status Gizi dengan Usia Kejang Demam Pertama Pada Anak. Sari Pediatri. 23(1):28-35.

Jaelani.2019. Khasiat Bawang Merah. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Kadafi. (2019). Pengantar Ilmu Keperawatan Anak 1. Jakarta: Salemba Medika.

Maulita Nur (2020) Pengaruh Kompres Bawang Merah terhadap Penurunan Suhu Tubuh pada Pasien Demam Thypoid di RS PKU Muhammadiyah Gombong.Stikes Muhammadiyah Gombong.

Pratiwi (2021). Penyakit demam Anak. Yogyakarta: Aulia Publishing.

Rehana. (2021). Infeksi Masa Kanak-kanak Umum dan Manajemen Demam. Dalam: Phytotherapy Essentials: Anak Sehat Mengoptimalkan Kesehatan Anak dengan Herbal Warwick. Australia: Phytotherapy Pers.

Rehana. (2021). Infeksi Masa Kanak-kanak Umum dan Manajemen Demam. Dalam: Phytotherapy Essentials: Anak Sehat Mengoptimalkan Kesehatan Anak dengan Herbal Warwick. Australia: Phytotherapy Pers.

Santoso, H. B. 2018. Ragam & Khasiat Tanaman Obat.Penerbit PT Agromedia Pustaka.Jakarta.

Saputra, R. K., Majid, R., & Bahar, H. (2017, Mei). Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Kebiasaan Makan dengan Gejala Demam Thypoid pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, II(6), 1-7. ISSN: 250-731X.

Setyowati, R. D. (2017). Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Thermoregulasi pada Pasien Thypoid di RSUD DR. Soedirman Kebumen. Karya Tulis Ilmiah, STIKes Muhammadiyah Gombong.HYPERLINK"http://elib.stikesmuhgombong.ac.id/591/1/RIDHA%20D EWI%20SETYOWATI%20NIM.%20A01401948.pdf"http://elib.stikesmuhgombong.ac.id/591/1/RIDHA%20DEWI%20SETYOWATI%20NIM.%20A01401948.pdf. Diakses pada tanggal 23 Januari 2019.

Syarifatunnisa (2021). Angka kejadian kejang demam anak. Jakarta: Penebar Swadaya.

Unduhan

Diterbitkan

09-08-2023

Cara Mengutip

Hidayah , R. R., Khotijah , S., & Imamah , I. N. (2023). PENERAPAN PEMBERIAN KOMPRES BAWANG MERAH UNTUK MENURUNKAN SUHU PADA PASIEN KEJANG DEMAM DI RSUD KOTA SALATIGA. Jurnal Osadhawedyah, 1(3), 96–102. Diambil dari https://nafatimahpustaka.org/osadhawedyah/article/view/171