Sistem Monitoring Suhu dan kelembapan Pada Incubator Bayi Menggunakan Telegram
Kata Kunci:
inkubator bayi, mikrokontroler ESP32, sensor DHT22Abstrak
Angka kematian bayi akibat kelahiran prematur di Indonesia mencapai 84%, salah satu yang tertinggi di dunia. Kondisi ini menuntut adanya inovasi dalam pemantauan inkubator bayi untuk mendukung perawatan yang optimal. Penelitian ini mengembangkan sistem pemantauan suhu dan kelembapan inkubator bayi berbasis teknologi Internet of Things (IoT), dengan memanfaatkan sensor DHT22 dan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan aplikasi Telegram. Sistem ini memungkinkan pengiriman data kondisi inkubator secara real-time, memberikan notifikasi instan ketika parameter berada di luar batas yang ditentukan. Dengan demikian, intervensi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat waktu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memantau suhu dalam kisaran 36°C hingga 36,6°C dan kelembapan 42% hingga 59%, dengan waktu respons di bawah 1 detik. Sistem ini menawarkan solusi yang terjangkau dan mudah diterapkan, terutama di fasilitas kesehatan dengan sumber daya terbatas. Dengan implementasi ini, diharapkan risiko komplikasi kesehatan pada bayi prematur dapat diminimalkan, mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan neonatal di Indonesia.







