Saklar Lampu Otomatis Berbasis Light Dependent Resistor (LDR) & SCR FIR3D
Kata Kunci:
SCR FIR3D, LDR, Saklar Lampu, OtomatisAbstrak
Saklar lampu otomatis berdasarkan light dependen resistor (LDR) dan FIR3D SCR. Pemutus arus otomatis ini menggunakan sensor LDR (Light Dependent Resistor), yaitu sejenis resistor yang nilai resistansinya berubah-ubah tergantung intensitas cahaya. Ketika intensitas cahaya berkurang, resistansi fotodioda berkurang, resistansi arus menjadi lebih kecil, dan lampu menyala secara otomatis. Sebaliknya bila terang maka resistansinya bertambah sehingga nilai resistansi arusnya pun ikut meningkat. SCR FIR3D dengan thyristor bertindak sebagai komponen penyearah khusus. SCR meneruskan arus dari anoda ke katoda dan mengontrol tegangan atau daya. LDR diletakkan bersebelahan dengan lampu rumah, namun diantara keduanya terdapat sekat untuk mencegah cahaya langsung dari lampu rumah mempengaruhi LDR. Sirkuit ini bekerja sesuai konsep dan desain LDR. Ketika sensor LDR menerima cahaya, resistansinya meningkat dan arus tidak lagi mengalir. Ketika sensor LDR tidak terkena cahaya, resistansinya berkurang sehingga arus yang mengalir melaluinya meningkat. Berdasarkan pengamatan maka diperoleh nilai tegangan dan daya dengan lampu menyala atau LDR menyala adalah: Tegangan lampu 230 volt dan daya 7,2 watt. Tegangan suplai: Jika lampu tidak menyala atau LDR tidak menyala, tegangan lampu 33 volt dan daya 0 watt. Tegangan pada lampu masih ada, namun tidak ada arus sehingga lampu tidak dapat menyala.







