KUALITAS KIMIA OTOT DADA AYAM BROILER PADA CARA PEMELIHARAAN YANG BERBEDA

Penulis

  • Rochmatul Istiana Universitas Negeri Malang
  • Abdul Gofur Universitas Negeri Malang
  • Ajeng Daniarsih Universitas Negeri Malang

Kata Kunci:

Ayam broiler, Cara Pemeliharaan, Kualitas Kimia Otot Dada Ayam

Abstrak

Keberhasilan produksi ayam broiler salah satunya ditentukan oleh cara pemeliharaan yang baik. Pemeliharaan ayam broiler umumnya dilakukan secara intensif, yakni seluruh aktivitas serta kebutuhan ayam telah terpenuhi dalam kandang. Akan tetapi, penggunaan kandang intensif menyebabkan ruang gerak ayam  terbatas. Keterbatasan ruang gerak pada ayam dapat berpengaruh menurunnya kualitas kimia daging. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kualitas kimia otot dada ayam broiler antara lain kadar abu, kadar air, kadar protein, dan serat kasar dengan cara pemeliharaan yang berbeda. Metode yang dilakukan adalah memelihara Day Old Chicken (DOC) hingga berusia 3 minggu, kemudian dibagi menjadi 2 kelompok pemeliharaan intensif dan semi intensif sampai ayam berusia 6 minggu. Ayam broiler yang telah berusia 6 minggu kemudian dipotong untuk diambil otot dada, selanjutnya dilakukan pengujian kadar air, kadar abu, kadar protein, dan serat kasar. Hasil penelitian bahwa perbedaan cara pemeliharaan tidak mempengaruhi kadar abu, tetapi berpengaruh pada kadar air, kadar protein, dan serat kasar.

Unduhan

Diterbitkan

2024-02-28

Cara Mengutip

Istiana, R., Gofur, A., & Daniarsih, A. (2024). KUALITAS KIMIA OTOT DADA AYAM BROILER PADA CARA PEMELIHARAAN YANG BERBEDA . Journal of Biology Education and Biotechnology, 1(1), 38–45. Diambil dari https://nafatimahpustaka.org/jbeb/article/view/357